Langgar Privasi Anak-Anak, TikTok Divonis Denda Rp 80 Miliar

Sabtu, 09 Mar 2019 | 20.00 WIB

Langgar Privasi Anak-Anak, TikTok Divonis Denda Rp 80 Miliar

TikTok Logo (TIkTok)


Centroone.com - Pemerintah AS - melalui Komisi Perdagangan Federal menjatuhkan denda USD5,7 juta atau sekira Rp80 miliar kepada Tik Tok (atau Musical.ly).  Angka itu adalah denda terbesar yang pernah dijatuhkan FTC terkait pelanggaran privasi.  

Denda dijatuhkan setelah regulator mengungkapkan bahwa TikTok tidak hanya mengumpulkan informasi pribadi dari pengguna di bawah 13  tahun tanpa persetujuan orang tua mereka, tetapi juga membuat profil tersebut publik serta hingga Oktober 2016, memungkinkan orang berbagi lokasi mereka dengan teman-teman terdekat.  Hal tersebut bertentangan dengan Undang-Undang Perlindungan Privasi Online Anak  (COPPA).  

" Pengembang tahu "persentase yang signifikan" dari pengguna berada di bawah 13 tahun tetapi tidak mengubah cara mereka bahkan setelah "ribuan keluhan," kata FTC seperti dilansir dari Tech Crunch. 

Selain denda, FTC juga mengharuskan TikTok mematuhi COPPA di masa depan, dan segera menarik semua video yang dibuat oleh anak-anak di bawah 13 tahun.   

Menanggap hal tersebut, Tiktok telah menerapkan pembatasan dimana pengumpulan data hanya diberlakukan pada mereka yang diatas 13 tahun dan mencegah pengguna di usia 12 dan 12 tahun ke bawah memposting atau berbagi video. Pengguan yang belum berumur 13 tahun hanya bisa menyukai klip dan mengikuti pengguna. 

TikTok juga merilis serangkaian video terkait keamanan online untuk melindungi pengguna anak-anak.  by