Wali Kota Risma Presiden UCLG ASPAC

Jumat, 14 Sep 2018 | 19.31 WIB

Wali Kota Risma Presiden UCLG ASPAC

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (windhi/centroone)


Centroone.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Presiden ULCG ASPAC periode 2018-2020 dalam konggres Persatuan pemerintah daerah se-Asia Pasifik ke-7. Kongres itu berlangsung di Dyandra Covention Hall Surabaya pada 13-15 September 2018.

Sebelumnya Risma, sapaan akrab wali kota, disebut Presiden UCLG ASPAC terdahulu Won Hee-ryong sebagai kandidat tunggal dalam kongres yang agenda utamanya memeilih presiden.

Wali Kota Risma mengatakan, agenda pertama yang akan dilakukannya sebagai Presiden UCLG ASPAC adalah melakukan rapat perdana yang akan digelar di Korea Utara pada bulan Oktober 2018. Namun sebelumnya Risma juga akan melakukan sejumlah agenda kunjungan keluar negeri diantaranya sebagai pembicara di dalam pertemuan PBB di Vienna Austria. Lalu melakukan kunjungan ke Nairobi Kenya juga sebagai pembicara.

Dengan jadwal kunjungan keluar negeri yang padat apalagi setelah menjadi Presiden UCLG ASPAC, bagaimana dengan Surabaya. "Saya pakai elektronik. Soal Surabaya saya punya banyak kamera. Bahkan tempat pelayanan juga ada kamera," kata Risma.

Sebagai Presiden UCLG ASPAC yang baru, Risma mengaku tidak akan terlalu fokus dengan pembangunan fisik perkotaan melainkan juga dari segi psikologis masyarakatnya. Kearifan budaya lokal juga akan menjadi konsentrasi untuk pembangunan kota.
"Mereka (peserta kongres, red) saya ajak mengunjungi kampung-kampung di Surabaya, agar mereka tahu kalau masyarakat disana dengan kearifan budaya lokalnya, bisa," ujar Risma.

"Saya sudah sampaikan kepada mereka kalau program kerja saya tidak bayang-bayang melainkan ralistis untuk dikerjakan," pungkasnya.

Setelah menyelesaikan agenda pemilihan presiden, peserta kongres diajak melihat suasana Surabaya dengan menaiki perahu. Sebelumnya para peserta itu menaiki becak hias sambil dikawal rombongan jeep tua dari depan Dyandra Convention Hall.

Ada dua titik keberangkatan menyusuri sungai Kalimas yaitu dari dermaga Monumen Kapal Selam dan Taman Prestasi Jl Ketabang Kali. Mereka akan menyusuri sungai Kalimas sampai di jembatan dekat Jl Tunjungan, yang kemudian para peserta kongres diajak menikmati suasana Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan. Untuk merasakan kuliner Surabaya sambil ditemani berbagai pertujukan seni budaya. (windhi/by)