Bijaksana Mengonsumsi Daging Merah Saat Idul Adha

Rabu, 22 Ags 2018 | 21.00 WIB

Bijaksana Mengonsumsi Daging Merah Saat Idul Adha

Foto: centroOne/Istimewa


Centroone.com - Idul Adha sudah di depan mata. Di Hari Raya ini rasanya tak lengkap jika kita tidak menyantap berbagai menu olahan daging merah.

Namun Anda harus waspada, karena terlalu banyak melahap daging merah bisa menyebabkan masalah kesehatan. Beberapa penyakit yang muncul akibat banyak makan daging kambing atau sapi adalah maag, hipertensi, diabetes, stroke, jantung, susah BAB, ambeien dan GERD (Gastroesophageal Reflux).

Bagi yang belum familiar dengan gejala GERD, penderita biasanya merasa panas di bagian dada seperti terbakar. Sesuatu yang sering diduga serangan jantung, padahal itu GERD.

Efek lain dari penyakit itu, penderita merasa nyeri di ulu hati, cegukan, sesak napas, mulut pahit, kembung, juga begah. Sementara sebagian lain ada yang terserang batuk kronis, radang hidung kronis, gigi ngilu, dan peradangan pita suara.

Untuk dapat menikmati kemeriahan Idul Adha namun hati tidak was-was, disarankan jangan mengonsumsi daging merah secara berlebih dalam jangka waktu berdekatan. Hindari menu jeroan seperti otak, usus, paru, hati, atau limpa, dan jangan lupa untuk memperbanyak menu sayuran dan buah.

Setelah makan daging merah, jangan langsung tidur. Hal ini akan membuat isi lambung (termasuk asamnya) balik arah ke area kerongkongan. Berbegas minum kopi, soda, apalagi alkohol, sangat tidak dianjurkan.

Jauhi makanan mengandung cokelat dan keju, juga menu yang dimasak dengan bumbu asam atau pedas.

Dokter menganjurkan, bagi orang yang menderita GERD sebaiknya tidak ikut-ikutan banyak melahap daging kambing di Idul Adha. Meski di mana-mana sedang bergelimang daging, Anda diharapkan bersikap bijak dengan tidak gelap mata mengonsumsi daging merah seenaknya.
NEXT