Pemkot Surabaya Tertibkan Penggalangan Bantuan Liar

Selasa, 14 Ags 2018 | 23.00 WIB

Pemkot Surabaya Tertibkan Penggalangan Bantuan Liar

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Linmas Pemkot Surabaya Eddy Christianto (tengah),.(Windhi/Centroone)


Centroone.com - Antusias masyarakat untuk meringankan beban warga korban bencana gempa bumi di Lombok sangat tinggi. Tapi banyak juga masyarakat yang mengeluhkan maraknya penggalangan bantuan di sejumlah jalan protokol di Surabaya. Tidak menutup kemungkinan penggalangan bantuan itu hanya untuk mengeruk kepentingan pribadi.

Menyikapi kondisi itu Pemkot Surabaya akan menertibkan penggalangan bantuan yang tidak berizin, terutama yang ada di jalan protokol. "Masyarakat yg menggali bantuan diatur dalam Perda 14/2015, harus izin ke BPBD Linmas agar tidak liar," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Linmas Pemkot Surabaya Eddy Christianto.

Eddy menambahkan, izin itu untuk memudahkan monitoring kepada kelompok masyarakat yang melakukan penggalangan dana. "Karena dalam penggalangan dana sosial harus dilaporkan berapa dana yang diperoleh dan disalurkan kemana, agar bisa dipertanggungjawabkan, sehingga masyarakat yang membantu merasa puas," lanjut Eddy.

Ditambahkannya, dalam izin penggalangan dana sosial tercantum juga institusi yang melakukannya, kemudian lokasinya dan waktunya. Menurut Eddy, BPBD Linmas mengeluarkan izin mulai 10, 11 dan 12 Agustus 2018. Sedangkan hari ini Selasa (14/08/2018) tidak mengeluarkan izin penggalangan dana bantuan untuk korban gempa Lombok. (windhi/by)