Percantik Surabaya Dengan Tema Kemerdekaan

Selasa, 31 Jul 2018 | 23.00 WIB

Percantik Surabaya Dengan Tema Kemerdekaan

Petugas Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau mengecat bola dunia dengan tema kemerdekaan RI. (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Saat ini kita memasuki bulan penuh sejarah, bulan kemerdekaan republik ini. Warga pun sudah bersiap menghias kampungnya guna merayakan HUT Kemerdekaan RI terebut. Tak terkecuali Pemkot Surabaya yang bersolek. Kali ini, pemkot mengecat bola-bola dunia bernuansa kemerdekaan (merah putih) dan memasang bendera merah putih di atas monumen bambu runcing serta beberapa ruas jalan.

“Kami ingin memberi warna dan wajah baru supaya ada nilai tambah bagi warga Surabaya maupun luar Surabaya ketika singgah ke Kota Pahlawan di siang maupun malam hari,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Chalid Buhari di Kantor Humas Pemkot Surabaya, Selasa (31/7/2018).

Bola-bola dunia yang dicat berwarna merah putih untuk sementara diletakkan di beberapa titik saja. Alasannya, jumlah tenaga yang membantu terbatas. “Tapi prinsipnya, masyarakat yang mengunjungi Kota Surabaya lebih merasakan sesuatu yang lebih menyentuh hati,” imbuh Chalid.

Menurut Chalid, tema merah putih yang terpasang pada bola-bola dunia tidak hanya digunakan saat peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi digunakan hingga akhir Agustus. “Tema merah putih terus digunakan,” tegasnya.

Selain sebagai penghias jalan, lanjut Chalid, bola-bola yang ada di pinggir jalan juga berfungsi untuk memberi keamanan bagi pejalanan kaki saat berjalan di pedestrian. “Tidak hanya keamanan tetapi juga menjaga ketertiban bagi pengguna motor atau kendaraan lainnya agar tidak menggangu pejalan kaki,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, Chalid juga melakukan hal serupa di taman-taman, utamanya taman yang terletak di pinggiran. Pemerataan ini, kata Chalid, perlu dilakukan agar tidak ada ketimpangan antara taman yang ada di tengah kota maupun yang berada di pinggiran.

“Akan ada banyak tamu yang datang ke Surabaya tidak hanya pada Agustus tetapi di bulan-bulan berikutnya. Makanya kami lakukan pembenahan di semua lini secara bertahap,” tutur Chalid. (windhi/by)