Teknologi F5 Dibalik Transformasi Bisnis Alfacart

Minggu, 22 Jul 2018 | 17.00 WIB

Teknologi F5 Dibalik Transformasi Bisnis Alfacart

Ilustrasi Alfacart (Alfacart)


Centroone.com - Berawal sebagai saluran e-commerce dari Alfamart, salah satu jaringan convenience store di Indonesia, Alfaonline bertransformasi menjadi Alfacart.com, toko online dan marketplace yang menghubungkan lebih dari 13 ribu gerai Alfamart di seluruh penjuru negeri.

Dalam transformasi besar-besaran tersebut, Alfacart mendapat dukungan dari F5 untuk memperkuat keamanan aplikasi dan manajemen trafik webnya. “Alfacart.com mampu memproses jumlah transaksi online sepuluh kali lipat setiap harinya, dibandingkan sebelum menggunakan F5. Ini merupakan perubahan yang sangat positif karena operasional online adalah inti dari bisnis kami,”kata Vice President of Information Technology, Alfacart, Dendy Pramudito.

Melalui strategi online-to-offline, Alfacart mengembangkan model bisnisnya agar bisa menjadi marketplace, tempat para merchant menjual produk-produknya. Langkah ini tergolong revolusioner karena mencakup antara lain jaringan geografis toko fisik yang menjadi tempat pengambilan (penjual untuk menitipkan produknya atau pembeli jika ingin mengembalikan barang), pengiriman, dan pembayaran.

Alfacart menjangkau calon pelanggan melalui pemasaran digital yang luas dan melakukan promosi online untuk menyampaikan  inforrmasi mengenai model bisnis baru ini kepada khalayak. Sebagai konsekuensinya, trafik pada situs tumbuh pesat sehingga tim IT yang dipimpin Dendy Pramudito, harus bekerja lebih keras.

Tim ini harus memastikan infrastruktur IT Alfacart cukup mumpuni dalam menyediakan dan mendukung perkembangan layanan marketplace. Untuk mencapai tujuan tersebut, mereka harus melakukan desain ulang data center dan melakukan pembaruan peralatan IT perusahaan yang secara teknologi sudah mulai ketinggalan.

“Yang paling penting, kami membutuhkan pembaruan teknologi agar bisa mengatasi berbagai tantangan yang ada serta memenuhi kebutuhan di masa mendatang seiring perubahan bisnis kami. Kami bisa dengan mudah dan cepat mengidentifikasi masalah, khususnya dalam proses transaksi, karena dengan infrastruktur F5 kami dapat segera mendeteksi masalah pada aplikasi atau pun database,”ujar Dendy Pramudito. By