Negara Terapung Pakai Cryptocurrency Sebagai Mata Uang

Selasa, 19 Jun 2018 | 13.00 WIB

Negara Terapung Pakai Cryptocurrency Sebagai Mata Uang

sejumlah cryptocurrency (pixabay)



Centroone.com - Floating Island Project adalah proyek yang dikembangkan oleh Blue Frontiers dengan visi untuk membangun negara terapung pertama di dunia. 

Negara Seasteading ini membebaskan warganya dari berbagai kendala yang ada di negara-negara yang ada.  Ide membangun negara mengambang telah ada sejak tahun 2008 dan di antara para pendiri Blue Frontiers adalah taipan Peter Thiel yang merupakan pendiri PayPal. 

The Floating Island Project telah mengumumkan mereka akan menggunakan mata uang digital Varyon Cricket (VAR) sebagai mata uang resmi mereka ketika memulai operasi pada tahun 2022.  Lokasi pertama Proyek Pulau Terapung berada di atas Samudera Pasifik dekat Kepulauan Tahiti dengan biaya konstruksi sekitar USD 50 juta. 

Blue Frontiers melaporkan dengan uang digital ini , mereka berharap dapat menghasilkan cukup uang untuk melanjutkan proyek yang akan menjadi rumah bagi 300 pengusaha, ilmuwan dan pemikir yang bebas dari birokrasi yang ada. 1 ETH (mata uang digital semacam bitcoin) memiliki nilai yang sama dengan 14750 VAR. Penjualan untuk publik  mulai dibuka pada bulan Juni.  by