Diresmikan, Air Mancur Menari ITS Jadi Destinasi Wisata Baru Surabaya

Kamis, 31 Mei 2018 | 22.28 WIB

Diresmikan, Air Mancur Menari ITS Jadi Destinasi Wisata Baru Surabaya

Peresmian taman air mancur bundaran ITS secara bersama-sama. (Windhi/Centroone)



Centroone.com - Pada peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) Ke-725, kampus ITS memberikan kado istimewa. Kado berupa destinasi wisata baru yang diharapkan menjadi ikon wisata di Kota Pahlawan ini berupa Taman Air Mancur Menari di Bundaran ITS. Peresmian taman yang dibangun alumni ITS itu dilakukan pada Kamis (31/5/2018) malam.

Hadir dalam peresmian itu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang didampingi Rektor ITS Prof Joni Hermana. Saat acara dimulai, para undangan dan warga yang hadir memenuhi bundaran ITS ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Ketua Komisariat Alumni Jurusan Teknik Sipil ITS Adi Prasetya mengatakan, taman air mancur bundaran ITS ini merupakan persembahan alumni teknik sipil ITS ke-60 kepada kampusnya dan Pemkot Surabaya. Adi juga berterima kasih kepada pemkot yang memberikan desainnya. "Taman ini kami kerjakan sejak 17 Desember 2017 dan selesai beberapa bulan dengan nilai Rp2,5 miliar. Kami harus saweran jika ada kekurangan dana. Banyak pihak yang mengerjakan proyek ini dengan baik. Proyek ini digarap para insinyur muda," jelas Adi.

Harapan alumni taman air mancur bundaran ITS bisa terus dinikmati warga. "Membangun itu mudah, merawatnya yang sulit. Semoga taman ini bisa terus dinikmati warga," kata dia.

Sementara Joni Hermana mengatakan, ini suatu hal luar biasa dari spirit alumni teknik sipil ITS yang mampu menyelesaikan proyek taman air mancur sesuai janjinya untuk ITS dan ulang tahunnya Kota Surabaya. "Kami akan terus kembangkan destinasi baru ini terkait sarana dan prasarananya. Kami juga bangun videotron baru dengan kerjasama dengan perusahaan besar. Kerjasama ini juga terkait internet karena menyangkut kabel serat optik. Dosen dan mahasiswa bisa memanfaatkan kerjasama ini untuk pendidikan," ungkap Joni Hermana.

Dia juga mengatakan, sebenarnya di bundaran itu akan dibangun tugu berbentuk tiga lempengan. Namun saat ditenderkan, tak ada kontraktor yang sanggup mengerjakan lempengan yang sangat tipis dengan tinggi 60 meter. Kini tugu lempengan itu diganti dengan air mancur yang membentuk lempengan.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berterima kasih kepada seluruh civitas akademika ITS, khususnya teknik sipil. "Peran ITS ini sangat besar. Salah satunya pascabom di gereja dan Mapolrestabes, saat itu saya minta dalam tiga hari bisa membuat aplikasi kependudukan untuk mendeteksi aksi radikalisme dan terorisme, nyatanya pegawai saya lari ke induk semangnya yakni ITS. Mereka belajar ke dosen-dosennya dan hasilnya bisa dirasakan. Kami berterima kasih sekali atas sumbangsih ITS," beber wali kota yang minta bantuan ITS untuk membenahi sistem kebakaran di Surabaya.

Malam itu dilakukan pemencetan tombol bersama sebagai tanda peresmian taman air mancur menari. Munculnya air mancur di pusat taman itu dibarengi penanyangan video yang memanfaatkan percikan airnya bagai giant screen. Video berisi prolog seputar kerja keras ITS dan Kota Surabaya hingga menjadi seperti saat ini. Sambutan masyarakat pun diwujudkan dengan applaus untuk taman tersebut. (windhi/by)