Indahnya Festival Lampion di Asia, Dari Borobudur Sampai Nagasaki

Senin, 28 Mei 2018 | 15.00 WIB

Indahnya Festival Lampion di Asia, Dari Borobudur Sampai Nagasaki

ilustrasi Festival Lampion (Agoda)



Centroone.com - Umat Budha akan memperingati Hari Raya Waisak hari Selasa, (29/05/2018). Di sejumlah negara termasuk Indonesia, hari Waisak  ditetapkan sebagai hari libur nasional  Yang paling ditunggu dalam perayaan Waisak di Borobudur ini adalah tradisi pelepasan lampion kertas ke udara yang pastinya sebuah momen indah yang pantas diabadikan lewat jepretan kamera  semua yang menghadiri atau berada di area sekitar Borobudur.

Festival lampion selalu menyedot perhatian massa bukan hanya karena keindahannya namun juga suasana nya yang seakan menyatukan semua orang dalam suatu peristiwa yang damai dan khusyuk. Agoda mencatat - selain di Borobudur terdapat sejumlah festival lampion populer di Asia  yang untuk dikunjungi:

1. Festival Hoi An, Vietnam
Festival lampion di Vietnam diadakan setiap bulan saat bulan purnama. Saat festival berlangsung, listrik di seluruh kota tua Hoi An dipadamkan dan lampu lalu lintas dialihkan, sehingga jalanan menjadi milik masyarakat pada hari tersebut. Selain lampion, ada juga tradisi melepas lilin pada kertas warna-warni berbentuk perahu. Untuk melengkapi pengalaman berkunjung ke Hoi An, Cashew Tree Bungalow adalah pilihan akomodasi unik berkonsep asri. 

2. Festival lampion Kue Bulan (tengah musim gugur)
Festival kue bulan dalam perhitungan bulan ke-8 kalender Cina adalah untuk merayakan hasil panen berlimpah. Dirayakan saat puncak bulan purnama, festival ini cukup bermakna dengan acara berkumpulnya keluarga makan kue bulan dan minum teh. Hiasan lampion yang digantung di setiap rumah dan sudut jalan di semua kota pun menambah hangat suasana. 

Tak perlu jauh-jauh ke negeri Tirai Bambu untuk ikut menikmati kemeriahannya, karena festival ini dirayakan di hampir seluruh area Pecinan di dunia. Yang terdekat adalah Singapura. Untuk bisa menikmati festival lampion ini, The Scarlet Singapore yang berlokasi di area Pecinan merupakan pilihan tepat. 

3. Perayaan Diwali, India
Diwali, yang dirayakan umat Hindu di India, menandai kemenangan kebaikan atas kejahatan. Pada perayaan ini, akan ada cahaya Diyas (lampu bumi) dan Pooja (ritual pemujaan) untuk mengundang kebaikan, kekayaan dan kesehatan dalam kehidupan. Saat malam hari, gemerlap cahaya lampion Diwali bisa dilihat menghiasi jendela setiap rumah.  Sementara deru petasan menambah suasana meriah.

Tempat terbaik untuk menikmati Diwali adalah kota Jaipur di Rajasthan. Umaid Bhawan yang menampilkan arsitektur khas Rajput adalah salah satu pilihan akomodasi cantik dengan harga terjangkau.

4. Seoul Lantern Festival, Korea Selatan
Ratusan lampion raksasa kreasi seniman lokal bergantungan di sepanjang jalan distrik Cheonggyecheon  di jantung ibukota Seoul pada piawai tahunan yang digelar tiap Jumat pertama hingga Minggu ketiga November. Pengunjung bisa ikut menuliskan harapan di lampion kertas yang akan dilepas ke angkasa. Pilihan akomodasi ideal adalah hotel butik trendi L7 Myeongdong di distrik Cheonggyecheon.

5. Festival Loy Krathong, Thailand
Loy Krathong (Festival Cahaya) di Thailand identik dengan upacara sesaji di danau atau sungai, serta melepas lampion. Pelepasan krathong (lampion) ke sungai menyimbolkan pembersihan diri dari segala hal buruk dan berharap kebaikan serta keberuntungan di masa depan. Pusat keramaian ada dermaga Phra Athit tepi sungai Chao Praya, kota Bangkok. Agoda merekomendasikan Navalai River Resort bagi yang ingin menyaksikan festival ini dari dekat. 

6. Festival Lampion Nagasaki, Jepang 
Awalnya diperingati sebagai perayaan tahun baru Cina, festival ini menjelma menjadi Festival  Nagasaki di tahun ‘90-an dan digelar 15 hari pertama setelah pergantian tahun baru. Pusatnya di area Pecinan kota Nagasaki, dimana terdapat lebih dari 15.000 lampion kertas warna warni. Warga juga dapat menikmati kembang api, tarian naga, upacara tradisional dan beragam seni acrobat Cina. Agoda merekomendasikan Nagasaki Koyotei Hotel agar suasana kental Jepang terasa saat Anda berkunjung.   by