Pansus Di DPRD Upayakan Biaya Sampah Dari Rumah Ke TPS

Rabu, 28 Mar 2018 | 06.00 WIB

Pansus Di DPRD Upayakan Biaya Sampah Dari Rumah Ke TPS

sampah di TPA Dupak (Centroone)



Centroone.com - DPRD Surabaya tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kota Surabaya 5/2014 tentang Pengelolaan Sampah Dan Kebersihan Di Kota Surabaya. Pembahasan itu dilakukan Pansus DPRD Surabaya, khususnya Komisi B. Pansus juga sudah beberapa kali melakukan konsultasi ke Jakarta, salah satunya ke Kementerian Lingkungan Hidup.

Disampaikan Ketua Pansus Binti Rochma, konsultasi yang dilakukan ke Kementerian terkait pengelolaan sampah rumah tangga. ”Pansus mendapatkan arahan dari Kementerian LH. Dari arahan itu Pansus menggodok terkait pengelolaan sampah sampai ke TPA dengan menggunakan APBD,” terang Binti.

Politisi perempuan asal Fraksi Golkar ini menjelaskan, bahwa sampah yang dihasilkan di wilayah Kota Surabaya mencapai 1.500 ton per hari, itupun setelah mengalami reduce, reuse dan recycle sampai ke TPA dengan biaya Rp500 ribu per ton. “Dalam pembahasan perubahan ini akan kita anggarkan,” ujar Binti. 

Menurut dia, produksi sampah yang dihasilkan setiap daerah berbeda. Untuk itu dia berharap hasil perubahan Raperda ini bisa mengurangi sampah di Kota Surabaya. “Dalam pembahasan Perubahan Raperda masih banyak memori print yang masuk dalam pasal-pasal perubahannya,” terangnya.

Terpisah, anggota Pansus Anugrah Aryadi mengatakan, pihaknya sedang mengupayakan pembiayaan pengelolaan sampah (angkutan) dari rumah warga ke tempat penampungan sementara (TPS). 

“Kan selama ini DKRTH (Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau) hanya mengelola sampah dari TPS ke TPA, sementara yang dari rumah warga ke TPS, warga mengupayakan sendiri dengan biaya swakelola. Karenanya, kami sedang mengupayakan pembiayaan itu, apakah regulasinya memungkinkan jika pengelolaan sampah dari rumah warga ke TPS itu juga dibiayai oleh APBD,” tandas Anugrah. (windhi/by)