Kalbe Blackmores Nutrition Ajak Ibu Hamil Peduli Asupan Sehat

Sabtu, 17 Mar 2018 | 17.35 WIB

Kalbe Blackmores Nutrition Ajak Ibu Hamil Peduli Asupan Sehat

Kegiatan pemeriksaan kesehatan ibu hamil yang digelar Kalbe Blackmores Nutrition.(Windhi/Centroone)


Centroone.com - Asupan gizi untuk ibu hamil dan menyusui, sampai saat ini masih belum familiar. Bisa dikatakan, hal itu hanya banyak dipahami oleh sebagian ibu-ibu dari kalangan menengah atas. Namun bagaimana dengan keluarga menengah ke bawah, masih banyak yang tak paham jika asupan gizi sangat diperlukan ibu hamil dan menyusui? Edukasi untuk ibu-ibu agar peduli asupan sehat mulai digalakan Kalbe Blackmores Nutrition.

Hal ini patut dilakukan karena ibu-ibu yang tak paham dengan kesehatan saat hamil dan menyusui, hanya sekadar mengkonsumsi makanan ala kadarnya. Dengan program Blackmores Bunda PAS – Peduli Asupan Sehat, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu bahwa menjaga kesehatan saat hamil dan menyusui itu sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Balckmores mendukung kesehatan bunda dan buah hati dengan memenuhi asupan nutrisi yang PAS (Peduli Asupan Sehat).

Pasalnya, 1.000 Hari Pertama Kehidupan buah hati adalah masa yang berharga dan tidak akan terulang kembali. Pemahaman tentang pentingnya asupan nutrisi yang sesuai Angka Kecukupan Gizi berguna untuk ibu dan anak-anak itu sendiri. Sesuai data Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2015, Angka Kematian Ibu (AKI) yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup masih tinggi. Memang hingga 2017, ada penurunan namun terbilang lambat atau tak signifikan. AKI ini masih butuh perhatian penuh.

Disampaikan Dian, Marketing Manager Kalbe Blackmores Nutrition, pihaknya ingin memberikan nutrisi terbaik dan edukasi yang benar untuk ibu hamil. “Untuk menjawab masalah kurangnya asupan nutrisi untuk ibu hamil dan menyusui, Kalbe Blackmores Nutrition kini memiliki produk unggulan berupa Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold sebagai suplemen. Kandungan nutrisi yang esensial bagi tumbuh kembang si kecil selama 1.000 hari pertama kehidupannya,” ungkap Dian.

Dalam konferensi pers Peduli Asupan Sehat tentang ‘Pentingnya Asupan Multi-Mikronutrien Untuk Ibu Hamil dan Menyusui’ yang digelar Kalbe Blackmores Nutrition di executive meeting room 1, Dyandra Concvention Center, Sabtu (17/3/2018), mengupas lebih jauh tentang bahaya kekurangan asupan nutrisi. Hadir pula artis cantik, Donita selaku pengguna Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold saat hamil dan menyusui untuk dua anaknya, spesialis gizi klinis dr Noviani Sp.GK serta spesialis kebidanan yang juga pengasuh redaksi spesialis kebidanan dan kandungan (Klikdokter.com) dr Bram Pradipta Sp.OG.

Donita menjelaskan, pada awal kehamilan pertamanya, dirinya memang mendapat asupan gizi sesuai yang disarankan dokternya. “Namun saat kehamilan pertama saya selalu mual dan muntah. Apalagi saya diberi asupan vitamin seperti kapsul minyak ikan dan kalsium dengan ukuran besar, justru membuat saya sulit untuk menelannya. Walau sudah ditelan, saya jadi neg (mual, red). Setelah saya konsultasikan ke dokter tentang keluhan saya yang sulit mengkonsumsi asupan yang disarankan, lalu saya disuruh beralih ke produk Kalbe Blackmores Nutrition yaitu Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold. Kini sampai kehamilan kedua dan telah melahirkan saya tetap mengkonsumsinya, karena dengan ukuran yang lebih kecil justru kaya akan asupan sehatnya. Di dalamnya terdapat DHA, kalsium, zat besi, vitamin serta mineral lainnya,” aku Donita.

Dia juga menyarankan agar ibu hamil dan menyusui tak sekadar asal-asalan memakan asupan gizi, tapi perlu juga melihat kandungan yang tertera di nutrition pack dan rajin kontrol ke dokter. Sehingga dengan begitu, ibu hamil dan menyusui akan tahu sampai sejauh mana kesehatan diri dan anaknya.

Sementara dr Noviani Sp.GK menjelaskan, perlunya persiapan gizi sebelum, saat hamil dan menyusui bagi ibu. “ASI itu adalah gizi yang paling baik. Ibu hamil itu sangat butuh zat besi, karbohidrat, mineral, protein, lemak dan air. Jangan sampai ibu hamil itu mengalami mall nutrisi (kelebihan atau kekurangan, red). Semua harus dijaga. Pada 2013, sesuai data riset kesehatan RI, pravelensi risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK, red) pada wanita hamil sebanyak 24,2 persen. Ini karena kurangnya asupan nutrisi dalam jangka panjang. Ini tentu akan mengganggu kesehatan ibu dan janin. KEK ini sering terjadi pada wanita usia subur antara 15-45 tahun. Itu perlu dijaga dengan asupan gizi yang baik sebelum, saat hamil dan menyusui. Dengan mengatur berat badan ideal serta gizi seimbang,” beber Noviani.



Dijelaskan dr Bram Pradipta Sp.OG, ada beberapa gangguan kesehatan yang terjadi jika kekurangan asupan nutrisi saat hamil. Seperti defisiensi zat besi dan magnesium yang bisa menyebabkan preeklamsia dan kelahiran prematur. Bisa juga anemia karena kurangnya zat besi dan vitamin B12 hingga bisa meyebabkan perdarahan berlebihan saat melahirkan atau keguguran karena kekurangan yodium. Untuk itu, ibu hamil sangat perlu pengetahuan tentang nutrisi yang dibutuhkan.

“Obesitas saat hamil berisiko diabetes mellitus dan darah tinggi. Apalagi saat obesitas pas hamil, ibu hamil tak boleh berupaya menurunkan berat badannya, tapi harus bisa mengontrol kenaikan berat badannya. Makan sedikit-sedikit tapi sering, itu bisa mengenyangkan. Ini untuk mengontrol bagi ibu hamil yang mengalami obesitas,” tandas dr Bram.

Kalbe Blackmores Nutrition gencar melakukan edukasi kampanye Bunda PAS ini ke masyarakat melalui seminar-seminar yang akan dilakukan di beberapa kota di Indonesia. Untuk 2017, acara ini digelar di Jakarta dan pada 2018 ini digelar di Surabaya. Target acara ini memang untuk mengedukasi ibu-ibu di Indonesia tentang pentingnya kesehatan serta asupan sehat selama hamil dan menyusui. (windhi/by)