Persiapan Liga I, GBT Dibenahi

Selasa, 27 Feb 2018 | 22.00 WIB

Persiapan Liga I, GBT Dibenahi

Stadion Gelora Bung Tomo



Centroone.com - Dalam waktu dekat Liga I Indonesia akan bergulir. Kota Surabaya yang memiliki klub kebanggaan pun bersiap-siap. Pemkot Surabaya mulai menyiapkan stadion Gelora Bung Tomo untuk digunakan klub Arek Suroboyo, Persebaya Surabaya, untuk menjamu lawannya.

Stadion yang terletak di kawasan Surabaya tersebut memang sudah lama tak dirawat. Hal itu dibahas dalam hearing di Komisi D DPRD Surabaya, Selasa (27/2/2018). Dalam pertemuan tersebut, selain kalangan dewan, juga dihadiri beberapa organisasi perangkat daerah pemkot. Diantaranya Bappeko, Dinas PU, Bina Marga dan Pematusan, Dinas Kebersihan dan RTH, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pekerjaan Umum, Permukiman, Perumahan Rakyat dan Cipta Karya, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan PDAM.

Ketua Komisi D Agustin Poliana mengatakan, pembahasan terkait kesiapan GBT menindaklanjuti pertemuan dan sidak kalangan dewan ke stadion sebelumnya. “Gedungnya memang bagus, tapi kan kondisinya banyak yang rusak,” tuturnya.

Agustin menyebutan, kerusakan itu meliputi plafon dan sekat yang sudah jebol, kamar mandi yang tak terawat, kran banyak yang hilang. Dia menilai kondisi tersebut terjdi karena kurangnya perawatan.“Tak ada anggaran perawatan, makanya banyak yang rusak,” tandas Politisi PDI Perjuangan ini.

Dalam pertemuan di ruang Komisi D, kalangan dewan mengkonkritkan pembenahan gedung ke masing-masing OPD. Agustin meminta, Dinas Pemuda dan Olahraga akan menjalankan fungsinya melakukan pemeliharaan stadion, termasuk perawatan kamar mandi dan  menyiapkan lampu sorot.

“Karena banyak lampu sorot yang hilang. Lampu yang ada tak mencukupi, karena beberapa diantaranya kondisinya mati,” ungkapnya.

Sementara untuk pembangunan lahan parkir, Dinas PU, Bina Marga dan Pematusan siap meratakan urukan. Karena, sebelumnya sudah dilakukan pengurukan, namun karena bekas lahan tambak sehingga diuruk kembali agar bisa digunakan. “Untuk rambu-rambu di parkir akan disiapkan Dinas Perhubungan. Dan nanti akan dilengkapi dengan lampu sorot,” tambahnya.

Agustin menambahkan, perlengkapan lain yang harus dipasang adalah Scoring Board. Dia mengakui, untuk memasang scoring board membutuhkan anggaran yang relatif besar, sekitar Rp12 miliar. Sedangkan, di APBD 2018 belum ada alokasi anggarannya. Apabila dimasukkan pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) waktunya mepet, karena peralatan tersebut harus didatangkan dari luar negeri.

“Makanya dianggarkan pada anggaran murni tahun depan,” kata Agustin.
Anggota dewan yang sudah menjabat selama empat periode ini menyayangkan, stadion GBT yang megah hingga saat ini belum memiliki scoring board. “Karena gak ada scoring board, akhirnya pakai spanduk,” ujarnya.

Stadion kebanggaan Arek Suroboyo itu sudah 10 tahun berdiri. Dari pantauan di lapangan, karena berada di lahan tambak, terdapat beberapa konstruksi yang turun. “Pilarnya memang kokoh, tapi konstruksi-konstruksi kecil mengalami penurunan,” katanya.

Agustin mengakui, biaya pemeliharan stadion sangat mahal, diperkirakan mencapai Rp100 miliar. Namun, untuk kesiapan Liga I, pemerintah kota segera membenahi sejumlah kerusakan yang ada. Ia memperkirakan sebelum Liga I berjalan, 10 Maret mendatang, perbaikan sudah tuntas. Menurutnya, untuk percepatan pembenahan dan pengadaan barang prosesnya tak melalui lelang.

“Semua pengadaan lewat penunjukan langsung (PL),” terangnya.
Saat ini, tim anggaran Bappeko dan Bagian Bina program melakukan koordinasi untuk menaksir besaran anggaran yang dibutuhkan dalam perbaikan stadion. (windhi/by)