Google Kembangkan AI Pendeteksi Penyakit Jantung Dari Mata

Jumat, 23 Feb 2018 | 20.00 WIB

Google Kembangkan AI Pendeteksi Penyakit Jantung Dari Mata

ilustrasi (pixabay)


Centroone.com - Google adalah salah satu perusahaan investasi teratas di arena kecerdasan buatan - yang tidak hanya digunakan di industri komputer, tapi juga dalam dunia kedokteran dan sebagainya. 

Sekarang, melalui sebuah makalah studi yang diterbitkan oleh Google dan Verily (anak perusahaan Alphabet yang berurusan dengan obat-obatan),terlihat perusahaan itu tengah mengembangkan dukungan intelijen buatan yang dapat memprediksi penyakit yang berkaitan dengan jantung hanya dengan memindai mata pasien.

Dengan menganalisa pemindaian mata, sistem teknologi itu bisa mengakses data seperti tekanan darah, usia, dan menentukan apakah seseorang merokok atau tidak. Data ini  dikumpulkan untuk memprediksi risiko yang terkait dengan penyakit jantung. Analisis dan algoritma ini memudahkan dokter untuk menghitung risiko pasien tanpa harus melakukan tes darah dan sebagainya.

Penggunaan kecerdasan buatan ini mensimulasikan teknologi apa yang bisa membawa diagonalosis dan membantu dalam pengobatan. Para ilmuwan di Google dan Verily dilaporkan telah meninjau algoritma ini dengan data dari hampir 300.000 pasien. 

Dikatakan, algoritma ini bisa memprediksi dengan baik sekitar 70% dari waktu tes dilakukan. Seperti biasa, masih dalam masa perkembangan, dan membutuhkan lebih banyak data dan penelitian sebelum digunakan dalam analisis medis - yang mungkin memerlukan waktu satu dekade lagi.    by