AS Rencana Privatisasi Stasiun Luar Angkasa Internasional

Jumat, 23 Feb 2018 | 19.00 WIB

AS Rencana Privatisasi Stasiun Luar Angkasa Internasional

ilustrasi stasiun luar angkasa internasional (pixabay)


Centroone.com - International Space Station (ISS)dioperasikan dan diurus bersama antara badan antariksa Amerika (NASA) dan Rusia (Rosaviakosmos).  Pemerintah AS sebelumnya telah mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan dukungan finansial untuk ISS, namun tidak mengatakan rencana apa untuk memastikan bahwa satelit dapat terus berfungsi begitu dukungan dihentikan. 

Terkait hal itu,  pemerintah AS dilaporkan berencana untuk memprivatisasi ISS mulai tahun 2019. Menurut dokumen tersebut, pemerintah AS mengalokasikan dana sebesar $ 150 juta untuk memulai privatisasi ISS yang bertujuan memudahkan perusahaan swasta menggunakan stasiun luar angkasa.  Demikian seperti dilaporkan Washington Post.

Namun, tidak ada rincian lebih lanjut tentang bagaimana pemerintah ingin memprivatisasi stasiun tersebut, karena ISS dibangun dengan kerjasama badan antariksa di negara lain, yang semuanya berada di bawah naungan pemerintah masing-masing.

Sementara itu, dikatakan bahwa rencana privatisasi berseberangan dengan dana USD 100 miliar untuk pembangunan dan pemeliharaan stasiun luar angkasa, dan saat ini tidak ada perusahaan swasta yang dapat menggunakan stasiun tersebut sesuai potensinya.  by