Gandeng Platform Digital Perluas Cakupan Asuransi Sekoci

Jumat, 28 Des 2018 | 20.00 WIB

Gandeng Platform Digital Perluas Cakupan Asuransi Sekoci

Hipolitus Marwanto Mariadi (kanan) dan ayahnya, warga Pontianak, menerima santunan sebesar Rp 5 juta, yang merupakan pembayaran klaim dari Asuransi SEKOCI. Hipolitus membeli Asuransi SEKOCI atas nama ibunya pada pertengahan tahun 2018 lalu melalui aplikasi digital. Namun malang, sang ibu meninggal dunia pada bulan Agustus 2018. (AllianzLife)



Centroone.com - PT Asuransi Allianz Life Indonesia  (Allianz Life) menggandeng sejumlah platform digital untuk memperluas cakupan Sekoci.  Seperti diketahui Sekoci merupakan asuransi jiwa mikro dari Allianz Life yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2016 dan ditujukan untuk masyarakat konsumen mikro dan emerging market dengan harga yang sangat terjangkau. 

“Allianz senantiasa ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan proteksi asuransi. Asuransi Sekoci sendiri merupakan produk asuransi yang mudah dipahami dan dibeli. Oleh karena itu kami melakukan kerja sama dengan GO-JEK dan beberapa partner digital lain seperti TrueMoney dan PeDe agar masyarakat bisa mendapatkan asuransi dengan mudah dan aman dengan biaya premi yang sangat terjangkau serta bisa langsung dibeli melalui aplikasi di ponsel mereka.” tukas Yoga Prasetyo, Head of Credit Life & Emerging Consumer Allianz Life. 

Selain membangun kemitraan digital dengan berbagai start-up terkemuka di Indonesia, Allianz juga tengah mengembangkan platform layanan digital untuk menjangkau lebih banyak kalangan masyarakat sekaligus memberikan akses perlindungan yang mudah bagi mereka. Hal ini merupakan bagian dari ekosistem digital yang sedang dikembangkan oleh Allianz untuk memastikan kenyamanan nasabah dan menyesuaikan dengan tren terkini.

Sesuai dengan namanya, SEKOCI, produk ini diharapkan bisa menjadi sekoci atau perahu penyelamat bagi keluarga berpenghasilan terbatas agar bisa tetap bertahan dengan memberikan manfaat berupa santunan duka kepada keluarga yang ditinggalkan. Besarnya santunan Rp 5 juta diberikan apabila penyebab meninggal dunia adalah sakit atau Rp 25 juta apabila penyebab meninggal dunia adalah kecelakaan. by