Kota di China Larang Perayaan dan Penjualan Pernik Natal

Selasa, 25 Des 2018 | 06.00 WIB

Kota di China Larang Perayaan dan Penjualan Pernik Natal

ilustrasi (pixabay)


Centroone.com - Tidak ada perayaan Natal yang hangat di Langfang, Provinsi Hebei, China Utara tahun ini.    Hal itu terjadi setelah pemerintah setempat melarang adanya perayaan Natal serta menghukum siapa pun yang menjual barang-barang bertema Natal. 

Barang-barang yang dimaksud adalah patung-patung Sinterklas, pohon Natal, karangan bunga dan kaos kaki Natal.  Menurut pejabat setempat seperti dilaporkan South China Morning Post - larangan itu dilakukan untuk "mempertahankan stabilitas."

Natal memang bukan liburan yang diakui secara resmi di China, dengan liburan sering dikaitkan dengan kegiatan agama Kristen.   Laporan tentang larangan itu sendiri muncul setelah sejumlah petugas polisi dilaporkan membubarkan kelas Alkitab anak-anak di Guangzhou, sebuah kota di China selatan. 

Otoritas lain di Beijing juga menutup gereja beranggotakan 1.500 orang pada bulan September. Global Times melaporkan kebijakan Langfang adalah bagian dari upaya untuk memperbaiki posisi kota itu di peringkat "National Civilized Cities" China, yang dipromosikan oleh Partai Komunis China.  by