Antisipasi Banjir, Pemkot Rutin Keruk Saluran

Jumat, 14 Des 2018 | 23.52 WIB

Antisipasi Banjir, Pemkot Rutin Keruk Saluran

Alat berat milik Pemkot Surabaya yang mengeruk saluran. (WIndhi/Centroone)



Centroone.com - Wali Kota Tri Rismaharini menegaskan, tidak ada hari tanpa mengeruk sungai. Aktifitas ini rutin dilakukan di Surabaya guna mengatasi genangan.

Sehingga lama kelamaan sungai itu bersih dengan sendirinya. Menurut Risma, sapaan akrabnya, pengerukan itu diawali dengan hanya dua alat berat, tapi sekarang sudah puluhan alat berat yang setiap hari bekerja mengeruk sungai dan saluran.

“Jadi, tiap hari alat berat itu mengeruk, kemudian hasil kerukannya itu digunakan untuk membangun taman dan pemakaman di Surabaya,” kata dia.

Wali Kota Risma menyebutkan, hingga saat ini pengerukan sungai dan saluran sudah mencapai 2.865.002 meter persegi. Bahkan, saat ini Pemkot Surabaya sudah tidak ada lagi anggaran untuk membeli ranah urukan.

“Melalui cara ini, Alhamdulillah kita bisa menghemat sebesar Rp14 miliar untuk urukan,” tegasnya.

Wali Kota Risma juga menegaskan, Surabaya membuat system pendeteksi angin dan hujan. Sistem itu merupakan pendeteksi angin dan hujan yang nyambung dengan sistemnya BMKG.

Melalui system itu, pergerakan angin dan lokasi-lokasi yang hujan bisa diketahui dengan terdeteksi. Hal ini akan terkoneksi dengan upaya pengerukan saluran. (windhi/by)