Siapkan Enam Puskesmas Jadi Rumah Sakit Tipe D

Rabu, 28 Nov 2018 | 23.58 WIB

Siapkan Enam Puskesmas Jadi Rumah Sakit Tipe D

ilustrasi (pixabay)


Centroone.com - Guna melancarkan program BPJS Kesehatan (Jaminan Kesehatan Nasional) yang mengharuskan pasiennya harus lebih dulu menjalani pemeriksaan di rumah sakit tipe D, maka Pemkot dan DPRD Surabaya berniat menambahkan keberadaan di rumah sakit itu di Kota Pahlawan. Selama ini, di Surabaya hanya ada sembilan rumah sakit tipe D dan itu akan menyulitkan masyarakat pengguna BPJS yang berjumlah jutaan jiwa.


Untuk itulah, ada beberapa Puskesmas di Surabaya yang sudah dianggap siap untuk naik tipe. Hal ini pun jadi bahasan Pemkot dan DPRD Surabaya. Ada enam Puskesmas yang akan dinaikan statusnya menjadi rumah sakit tipe D dan C. Tujuannya untuk memaksimalkan pelayanan rujukan BPJS Kesehatan.

Puskesmas yang akan dinaikan statusnya adalah Puskesmas Jagir, Mulyorejo, Tanjungsari, Gununganyar, Wiyung dan Kali Kedinding. Dipilihnya enam Puskesmas itu karena telah memiliki sarana dan prasarana yang lebih lengkap dari Puskesmas lainnya.


Hal ini ditegaskan Ketua Komisi D DPRD Surabaya Agustin Poliana. Namun perubahan itu tak bisa dilakukan secepatnya tahun ini, tapi akan berlaku pada 2020. Pasalnya, perubahan itu harus dilakukan tahap demi tahap untuk meningkatkan statusnya. Seperti melakukan peningkatan pada pelayanannya, penambahan alat kesehatan dan penyediaan ruang khusus perawatan.

Walau telah ditentukan enam Puskesmas yang akan dinaikkan statusnya, namun hal ini juga masih dalam kajian. Nantinya, setelah enam Puskesmas itu menjadi rumah sakit tipe D, maka penggantinya Puskesmas Pembantu yang akan bn Puskesmas. 

“Selama ini, rumah sakit tipe D di Surabaya hanya berjumlah sembilan unit dan itu pun masih milik swasta. Kini dengan rencana Pemkot Surabaya menjadikan Puskesmas menjadi rumah sakit tipe D, maka pemerintah akan memiliki sendiri rumah sakit rujukan setelah Puskesmas untuk melayani rujukan Jaminan Kesehatan Nasional,” beber Titin, sapaan akran politikus asal PDI Perjuangan ini. (windhi/by)