Tren Kulit Untuk Musim Semi-Musim Panas 2020 Ala Lanxess

Rabu, 28 Nov 2018 | 14.00 WIB

Tren Kulit Untuk Musim Semi-Musim Panas 2020 Ala Lanxess

Ilustrasi (Lanxess)


Centroone.com - Salah satu produsen bahan kimia kulit Lanxess  prediksi warna dan tren masa depan. Di bulan Januari 2019, Lanxess akan menghadirkan koleksi khusus yang menyajikan pola kulit dengan tren-tren baru untuk musim semi dan musim panas 2020. 

Pola-pola ini mencerminkan mode kulit di masa mendatang dalam hal penampilan, sentuhan permukaan dan tampilan keseluruhan. Koleksi sampel ini juga berisi resep dan saran pemrosesan praktis sehingga para pebisnis dan penyamak kulit diperlengkapi dengan baik untuk mereproduksi tren-tren baru tersebut. Berikut gambaran umum yang disertai dengan deskripsi tren dan warna Lanxess untuk musim semi dan musim panas 2020. 

1. PROFUMO D´ESTATE : Palet warna ini terkait dengan lingkungan dan tempat keberlanjutan, koleksi warna yang membawa kita lebih dekat ke alam. Sebagai hasilnya, mereka agak "pucat" dan "mentah", serta tidak melibatkan proses industri, misalnya lavender, nektarin atau topping coklat.  Nada atau tone warna  terinspirasi oleh warna-warna santai seperti air kolam atau lilac dan tone abu-abu sebelum matahari terbenam di belakang padang pasir gunung.

2. ISTANTANEE ALL ’APERTO : Warna ini merupakan lompatan ke  ke lanskap akuatik. Warna-warna itu terinspirasi oleh kecenderungan dominasi alam  seperti hijau limau, melati dan juga warna biru atol. Mengusung Konsep dualitas dalam  warna, antagonis seperit tone gelap ketika  malam tanpa bulan dan putihnya salju. Menjanjikan tampilan segar dan energik mengikuti warna-warna gembira musim panas yang intens

3. BALCONI SUL MARE: Susunan ketiga membawa warna yang lebih kuat, jenuh dan bahkan warna-warna agresif.   Terhubung langsung dengan Generasi Z,  kaum dewasa muda abad ke-21. ini terinspirasi oleh versi kontemporer warna klasik, seperti garis biru dari kursi pantai , merah muda  yang intens  dari kerai atau hijaunya hutan amazon. Dalam warna ini,  juga ada warna dari bulan yang lebih cerah, seperti nada kulit rusa yang mirip dengan  mustar. Semua warna mudah dikombinasi dan tidak bisa luput dari perhatian.

4. LESTAL STA FINENDOT : Akhir musim panas menjauhkan kita dari pantai dan membawa kita ke restoran teras. Di sini kita melihat warna dengan tone halus, warna kuliner, warna vegetasi dan bunga-bunga yang akrab dengan matahari. Tone seperti warna kari, tone dari sepotong jahe dan juga tone  merah pedas yang intens.  Itu adalah warna-warna alami , warna bumi. Semua ini dikombinasikan dengan putih dan dengan nuansa seperti kabut laut biru dan memicu suasana menyenangkan  kesegaran dan rasa

Mulai Januari 2019, koleksi terkait akan menampilkan pola- pola kulit yang mencerminkan tren masa depan dalam hal warna, tekstur, nuansa, dan tampilan keseluruhan. by