Lenovo Bantah Terlibat Bisnis Dengan Super Micro

Minggu, 07 Okt 2018 | 06.00 WIB

Lenovo Bantah Terlibat Bisnis Dengan Super Micro

ilustrasi (pixabay)


Centroone.com - Produsen komputer asal China, Lenovo mengungkapkan tidak terlibat bisnis Super Micro,  perusahaan yang dituduh memasok perangkat keras (motherboard) yang telah disusupi perangkat mata-mata oleh militer China. 

“Super Micro bukan pemasok untuk Lenovo dalam kapasitas apa pun. Selain itu, sebagai perusahaan global, kami mengambil langkah-langkah ekstensif untuk melindungi integritas distribusi kami yang berkelanjutan, "kata jurubicara Lenovo tersebut dalam sebuah pernyataan, seperti dilaporkan Lenovo CNBC.

Pemerintah China dituding menanamkan perangkat mata-mata berukuran kecil (microchip) pada motherboard yang dibuat oleh pabrikan teknologi Super Micro. Motherboard yang sudah "ditunggangi" mata-mata itu kemudian dijual ke sejumlah perusahaan teknologi AS, termasuk Amazon dan Apple.  

Menurut laporan, Bloomberg microchip tersebut awalnya ditemukan oleh Apple dan Amazon pada tahun 2015 dan kedua perusahaan melaporkan temuan mereka kepada FBI yang kemudian melakukan investigasi.  Laporan itu menyebut microchip mata-mata itu disamarkan agar terlihat seperti komponen lain atau dimasukkan ke dalam fiberglass dari motherboard itu sendiri serta terhubung ke prosesor manajemen, memberi mereka akses  ke jaringan dan  sistem memori yang lebih jauh. 

Meskipun laporan itu tidak menyebutkan nama perusahaan Cina, kekhawatiran bahwa pelanggan akan berpaling dari perangkat buatan China menyebabkan saham teknologi kawasan Asia jatuh. Pangsa Lenovo anjlok lebih dari 20 persen pada Jumat pagi, sementara saham raksasa telekomunikasi China ZTE turun 10 persen. Produsen chip Taiwan, Realtek dan Win, juga mengalami kejatuhan saham. 

Sekitar 75 persen dari pendapatan Lenovo berasal dari pasar di luar China. by