Puluhan Pelajar-Santri Serentak Tulis Surat Kepada Presiden Jokowi

Senin, 29 Okt 2018 | 08.00 WIB

Puluhan Pelajar-Santri Serentak Tulis Surat Kepada Presiden Jokowi

53 pelajar dan santri mengikuti lomba menulis surat untuk Presiden Jokowi di kantor PCNU Kota Surabaya. (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Puluhan pelajar dan santri dari berbagai daerah di Jatim menulis surat secara serentak untuk Presiden Jokowi. Bahkan ada juga peserta dari Banyumas, Jateng. Mereka menulis harapan dan pesannya untuk Presiden RI ke-7 itu.

Isi suratnya mulai simpati dan minya Presiden bersabar karena sering dibully oleh lawan politiknya padahal sudah bekerja tak kenal lelah membangun Indonesia, hingga harapan bisa makan markobar bareng Jokowi. Ada juga isi surat yang berisi kritik karena buruknya jalan di daerah Lamongan tempat salah seorang santri tinggal.

Uniknya, semua tulisan pada surat untuk Presiden Jokowi itu ditulis dengan huruf pegon. Huruf pegon adalah huruf Arab yang dimodifikasi untuk menuliskan bahasa Jawa atau Sunda. Lomba ini diadakan oleh Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Kota Surabaya dalam rangka Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda ke-90.

"Lomba ini kami adakan untuk melestarikan sekaligus mempopulerkan huruf pegon yang selama ini kerap diajarkan di Pondok Pesantren," terang Ketua PC Lesbumi Kota Surabaya Hasyim Asy'ari, Minggu (28/10/2018).

Hasyim mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi para peserta. Sebab, selain mereka piawai menulis huruf pegon. Kepedulian mereka terhadap Presiden juga sangat tinggi, karena bagaimanapun Presiden adalah simbol negara.

Selain itu, pihaknya juga mengaku terkejut dengan antusias peserta yang dalam waktu singkat sudah terkumpul 53 peserta. Mereka tak hanya dari kalangan santri atau pondok pesantren. Tapi beberapa berasal dari sekolah umum atau pelajar.

"Ternyata tidak hanya santri saja yang bisa menulis pegon, pelajar dari sekolah umum juga bisa. Ini sungguh kenyataan yang menggembirakan," imbuh Hasyim.

Hasyim melanjutkan nantinya surat-surat itu akan dijilid dan dibukukan untuk kemudian dikirimkan ke Presiden Jokowi. Harapan para peserta, mereka bisa memberikan langsung surat tersebut ke Presiden Jokowi. Tentunya panitia akan memikirkan bagaimana caranya nanti.

"Harapan para pemenang, mereka ingin bertemu langsung dengan Presiden Jokowi dan menyerahkan surat itu," tandas Hasyim. (windhi/by)