Presiden Jokowi Sahkan Status Baru Jembatan Suramadu, Kini Bebas Tarif alias Gratis!

Sabtu, 27 Okt 2018 | 19.00 WIB

Presiden Jokowi Sahkan Status Baru Jembatan Suramadu, Kini Bebas Tarif alias Gratis!

Presiden Joko Widodo saat meresmikan status baru Jembatan Suramadu menjadi bebas tarif (Centroone)


Centroone.com - Jembatan Suramadu kini bebas tarif alias gratis. Status baru itu diresmikan oleh Presiden Joko Widodo,  Sabtu, (27/10/2018). Dalam kesempatan itu  Presiden Jokowi - sapaan akrabnya  sempat bercerita bahwa pemerintah di tahun 2015 telah membebaskan tarif Suramadu untuk pengendara sepeda motor. Kemudian di 2016 tarif untuk mobil dipotong 50 persen. 

Akan tetapi karena iklim investasi di Madura tidak terlihat tumbuh, Presiden Jokowi memutuskan untuk menggratiskan Jembatan Suramadu sepenuhnya. 

" Oleh sebab itu, dari usulan dan desakan tokoh agama, tokoh ulama, tokoh masyarakat, kiai, IKAMA, para bupati, pada hari ini saya memutuskan jalan tol Suramadu, menjadi jembatan non tol biasa. " tukas Presiden Jokowi, 

Dibangun pada 2003 di bawah kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri, jembatan sepanjang 5,4 km itu diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2009. Dengan kini gratis, Jokowi berharap kedepan Madura bisa lebih berkembang dan lebih sejahtera. 

" Diharapkan dengan menjadi jembatan non tol biasa, kita berharap pertumbuhan ekonomi madura semakin baik, invetasi semakin banyak, properti - tourism bakal berkembang. Pertumbuhan ekonomi akan benar-benar terlihat. "  tambah Presiden Lagi. 

Turut hadir menemani Presiden Joko Widodo, selain Ibu Negara Iriana juga nampak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna, dan Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani serta para tokoh ulama, kiai, dan tokoh masyarakat.

Sebelumnya tarif tol Jembatan Suramadu adalah Rp 15 ribu (kendaraan  golongan I),  Rp 22.500 (kendaraan golongan II),  Rp 30 ribu ( golongan III),  Rp 37.500 (golongan IV) dan Rp 45.000 (golongan V). Sementara untuk sepeda motor, meski sempat berbayar telah digratiskan sejak 2015.  by