Hidupkan Kota Tua Sebagai Daya Tarik Surabaya

Kamis, 18 Okt 2018 | 23.55 WIB

Hidupkan Kota Tua Sebagai Daya Tarik Surabaya

Wali Kota Risma menungkapkan rencana pemkot menghidupkan kota tua. (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berencana untuk mempercantik sekaligus menghidupkan kembali kota tua di kawasan Surabaya Utara. Untuk hal tersebut, Pemkot Surabaya menggandeng tim ahli cagar budaya dan beberapa perusahaan cat di Kota Pahlawan.

Wali Kota Risma mengaku sudah lama ingin menghidupkan kawasan kota tua, namun tahun ini baru terealisasikan. “Sudah lama sebenarnya saya ingin mempercantik kawasan tersebut,” tegas Wali Kota Risma di kediamannya.

Selama ini, dirinya mencari sesuatu hal yang berbeda dari Surabaya hingga akhirnya menemukannya yakni kawasan kota tua. Tujuannya, kata dia, merawat dan menggerakkan Kota Surabaya dari berbagai macam sektor. “Saya cari spesifikasi Kota Surabaya yang berbeda dengan kota-kota lainnya,” tegasnya.

Wali Kota Risma berharap dengan konsep ini, kawasan Surabaya utara lebih hidup utamanya dari sisi pariwisata. “Selain itu bisa meningkatkan roda perekonomian di kawasan tersebut,” terang Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Ery Cahyadi menambahkan, kawasan yang menjadi fokus utama pemkot untuk digarap yakni Jl Karet yang nantinya akan dikoneksikan dengan Kampung Arab dan Kampung Cina. “Itu ciri khas Surabaya dan akan di cat untuk menghidupkan coraknya,” terang Ery.

Selain itu, lanjut Erky, pemkot dan tim ahli cagar budaya, juga menghidupkan kawasan Surabaya utara dari sisi kesenian melalui permainan lampu agar masyarakat dapat mengabadikan foto. “Insyallah tahun 2019 bisa berjalan secara bertahap,” kata mantan Kepala Dinas Cipta Karya tersebut.

Adapun beberapa kawasan di Surabaya Utara yang bakal dihidupkan Pemkot bersama tim cagar budaya antara lain, makam Peneleh, Jl Karet, Jl Kebonrojo, Veteran dan Jl Kepanjen. (windhi/by)