Jelang Musim Hujan, Galakan Pengerukan Lumpur

Kamis, 11 Okt 2018 | 23.59 WIB

Jelang Musim Hujan, Galakan Pengerukan Lumpur

Pengerukan sedimen di sungai yang dilakukan pemkot. (Windhi/Centroone)



Centroone.com - Pemkot Surabaya terus berupaya menyiapkan berbagai hal untuk menghadapi musim hujan. Salah satunya, pemkot mengintensifkan pengerukan lumpur di sungai, kali dan juga saluran di Kota Surabaya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya Erna Purnawati mengaku rutin melakukan pengerukan lumpur di berbagai saluran. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi datangnya musim hujan, supaya tidak ada lagi genangan di Kota Surabaya. "Sejak awal Januari kita rutin melakukan pengerukan lumpur saluran. Tapi menjelang musim hujan ini, kami makin meningkatkan pengerukan itu," kata Erna, Kamis (11/10/2018).

Erna juga mengaku, pengerukan sungai itu sudah diberlakukan sejak 2011. Hasil pengerukan itu kemudian digunakan untuk membangun fasilitas umum lainnya yang saat ini sedang dibangun, seperti pembangunan taman-taman, pembangunan buffer zone di  eks TPA Keputih dan juga untuk pembuatan tanggul.

“Dengan cara ini, kami bisa mengantisipasi genangan air dan juga bisa membangun infrastruktur lainnya di Surabaya,” tegasnya.

Erna mencatat, hasil pengerukan lumpur mulai Januari-Agustus 2018 sudah mencapai 82.399 kubik. Hasil lumpur yang dikeruk ini memang turun drastis dibanding 2011 yang mencapai 214.615 kubik.

Penurunan ini bukan berarti Dinas PU Bina Marga dan Pematusan tidak bekerja, malah sebaliknya. Petugas Dinas PU Bina Marga dan Pematusan bekerja hingga 24 jam. “Kalau sekarang (jelang musim hujan) anak-anak bekerja 24 jam, melakukan pengerukan,” kata dia.

Hasil pengerukan hingga Agustus 2018 ini lebih banyak dibandingkan dengan tahun 2017 karena adanya penambahan dumptruk dan alat berat yang mengeruk dan mengangkut lumpur-lumpur itu. Total dump truk saat ini sebanyak 92 unit dan alat berat 63 unit.

Selain meningkatkan pengerukan, Pemkot Surabaya juga melakukan penambahan kapasitas rumah pompa, peninggian tanggul laut dan penyelesaian proyek Box Culvert Jalan Raya Sememi. “Ada 17 rumah pompa yang kami tambah kapasitasnya,” ujarnya. (windhi/by)