Tanpa Izin, Gedung Klaska Disegel Pemkot Surabaya

Selasa, 23 Jan 2018 | 22.00 WIB

Tanpa Izin, Gedung Klaska Disegel Pemkot Surabaya

Proses penyegelan gedung Klaska. (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Usai hearing di Komisi C DPRD Surabaya, anggota dewan bersama Dinas Permukiman dan Cipta Karya serta Satpol PP Kota Surabaya mendatangi kawasan Jagir Wonokromo. Di tempat itu, gabungan petugas ini melakukan penyegelan terhadap gedung Klaska, dan saat itu pemilik gedung juga menyaksikan langsung.

Disampaikan Ketua Komisi C Saifudin Zuhri, penyegelan gedung yang melanggar itu merupakan bukti ketegasan Pemkot Surabaya terhadap pelanggaran yang terjadi. Untuk itu, sebagai tindakan tak tebang pilih, dewan pun mengapresiasi tindakan tegas tersebut.

“Atas nama pribadi maupun lembaga, saya mengapresiasi tindakan Pemkot Surabaya yang telah mengekseskusi gedung Klaska yang terbukti tidak memilik izin sebagaimana mestinya, meskipun dibelakangnya adalah pengusaha property kelas kakap,” ujar Syaifudin Zuhri.

Tindakan penyegelan ini juga bisa menjadi pelajaran bagi investor lainnya. Artinya, jika ingin menjalankan usaha di Surabaya, tentu harus mematuhi aturan yang ada. “Tindakan ini sebagai pesan moral kepada masyarakat. Semua harus taat aturan,” ujarnya.

Efek dari penyegelan itu, tentu saja berimbas pada kegiatan didalamnya yang bisa saja terhenti. Sebab, kegiatan itu menempati gedung yang melanggar aturan dan telah disegel. 

Untuk diketahui, sebelumnya anggota dewan mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa bangunan gedung yang berdiri di kawasan Jagir Wonokromo ini belum memiliki izin. Namun gedung yang sudah berdiri setahun lalu itu justru tetap bisa beraktivitas untuk kantor pemasaran sebuah apartemen mewah. (windhi/by)