Siap All Out Dukung Pembiayaan Sektor Pariwisata

Kamis, 27 Sep 2018 | 17.00 WIB

Siap All Out Dukung Pembiayaan Sektor Pariwisata

Penandatanganan MoU antara Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya (Centroone)



Centroone.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) siap mengoptimalkan seluruh instrumen keuangan untuk mendorong industri pariwisata RI - tidak terkecuali melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kemenkeu. 

Hal itu diungkapkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, di  Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata lll Tahun 2018 , dengan tema Investasi dan Pembiayaan.   Sri Mulyani juga mengatakan pemerintah siap memberikan pembiayaan kepada industri pariwisata dalam berbagai bentuk - menyesuaikan dengan kondisi yang dibutuhkan. 

Sebelumnya, menurut Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya ada tiga isu kebutuhan pembiayaan yang dipadukan dalam mendukung sektor pariwisata yakni kebutuhan pembiayaan untuk membangun 10 destinasi pariwisata prioritas (DPP), kebutuhan pembiayaan Usaha Homestay (2018-2019) serta  kebutuhan pembiayaan Usaha UMK Pariwisata (KUR Khusus Pariwisata). 

"Bisa dalam bentuk belanja pemerintah dan dana alokasi khusus (DAK) Fisik seperti jalan dan jembatan. Kedua,  melalui BUMN milik kemenkeu yaitu Lembaga Pembiyaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan Penanaman Modal Negara (PMN)," tukas Sri Mulyani. 

Sementara itu,  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menuturkan pemerintah siap mengucurkan Rp 11 triliun Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor pariwisata.    "KUR bunganya hanya 7 persen tahun ini dan dibagi 2 kategori yaitu kredit mikro dan kredit kecil,"  tutur Darmin Nasution .  bbs