Penyertaan Modal Untuk PD Pasar Surya Masih Digantung

Jumat, 29 Sep 2017 | 23.00 WIB

Penyertaan Modal Untuk PD Pasar Surya Masih Digantung

Kantor pusat PD Pasar Surya (IST)


Centroone.com - Penyertaan modal yang diajukan PD Pasar Surya ke Pemkot Surabaya nampaknya tak bisa diwujudkan lebih besar dari permintaan perusahana itu. Namun pemkot berencana menambah penyertaan modal itu hanya sekitar Rp9,5 miliar.

Hanya saja, pengucuran dana tambahan penyertaan modal juga tak bisa dilakukan pemkot segera. Pemkot Surabaya justru akan menahan penyertaan modal pada PD Pasar Surya tersebut.

Ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Surabaya Hendro Gunawan, di sela pembahasan Perubahan Anggaran Belanja APBD Kota Surabaya 2017 di ruang Banmus DPRD Surabaya, Jumat (29/9/2017), besaran dana penyertaan modal yang belum dikucurkan senilai Rp9,5 miliar. “Kita belum cairkan dulu lah untuk penyertaan modal PD Pasar Surya Rp9,5 miliar,” tegas Hendro.

Alasannya, ada beberapa faktor penyebab, seperti harus ada evaluasi untuk penyertaan modal di perusahaan daerah tersebut serta evaluasi kinerjanya. Selain itu, di tubuh direksi PD Pasar Surya masih terdapat kekosingan direksi, seperti belum adanya Direktur Utama dan juga Direktur Adminitrasi dan Keuangan.

“Uang di APBD ada, di anggaran belanja murni juga sudah dialokasikan. Tapi kita masih evaluasi dulu rekruitmen direksinya sudah sejauh mana,” ungkap Hendro.

Menurutnya, skor serapan anggaran selama satu tahun ini akan menjadi penentuan untuk adanya penyaluran penyertaan modal. “Ya kita tahan dulu, kita cairkan 2018. Sebab dari diskusi yang berkembang, di sisa tiga bulan ini, jangan dululah untuk penyaluran modal,” ucap pria yang juga mantan Kepala Bappeko Surabaya ini.

Jika permasalahan direksi dan evaluasi kinerja sudah beres, maka penyertaan modal bisa disalurkan. Termasuk masalah pemilihan direksi yang hingga kini belum dilakukan dan belum ada proggres. Menurutnya, Pemkot akan menunggu mekanisme yang sedang disusun Badan Pengawas.

Sementara menurut Kepala Bagian Perekonomian Kota Surabaya Khalid mengatakan, pihaknya kini memang sedang memermasalahkan penggunaan dana penyertaan modal yang dicairkan sejak 2016 sebesar Rp10 miliar. Peruntukan dan penggunaan modal itu tak jelas. Dana tersebut belum dilaporkan pertanggungjawabannya oleh PD Pasar ke Pemkot Surabaya. Sehingga pemkot masih belum bisa memberikan tambahan penyertaan modal untuk tahun ini.

“Penyertaann modal pada 2016 digunakan untuk realiasasi revitaliasi pasar di tahun 2017. Nah ini yang belum mereka laporkan. Dan arahan dari bu wali kota memang jangan diberikan dulu,” kata Khalid. (windhi/by)