Uber Terancam Terusir Dari London

Rabu, 27 Sep 2017 | 14.00 WIB

Uber Terancam Terusir Dari London

ilustrasi uber (kenyatoday)


Centroone.com - Uber terancam terusir dari London, salah satu kota terbesar dunia.  Hal itu terjadi setelah Pemerintah Kota London menolak memperpanjang izin operasional Uber yang sedianya berakhir pada 30 September nanti. 

Dinas Transportasi London (TfL) dalam sebuah pernyataan pekan lalu, seperti dilansir dari DailyMail,  menyebutkan pihaknya tidak memperpanjang izin operasi perusahaan namun Uber memiliki waktu 21 hari untuk mengajukan banding.  Menurut TfL, cara Uber beroperasi menimbulkan kekhawatiran dan memutuskan bahwa Uber London Limited tidak memenuhi syarat dan tidak sesuai untuk lisensi bisnis sewa swasta. Uber memiliki sekitar 40.000 pengemudi di London, dengan 3,5 juta pelanggan.

Menurut pernyataan TfL, pendekatan dan operasi Uber menunjukkan kurang tanggung jawab perusahaan menyusul sejumlah isu yang berpotensi mempengaruhi keamanan publik dan masalah keamanan lainnya.  Beberapa isu yang diungkapkan TfL, antara lain sistem Uber melaporkan kejahatan berat dan kebutuhan untuk memeriksa catatan kriminal pengemudi.

Di London, belakangan Uber memang tersandung isu kriminal. Sejumlah sopir mereka terlibat dalam kejahatan pemerkosaan dan serangan seksual. Yang terparah, salah satu pengemudi yang menggunakan kendaraan terdaftar dalam Uber untuk serangan di Istana Buckingham.

Sementara London mengikuti kota-kota lain, termasuk New Delhi, Mumbai dan Cape Town, yang  menolak Uber.   by