SGE Jadi Wadah UKM Surabaya Unjuk Gigi

Kamis, 31 Ags 2017 | 18.00 WIB

SGE Jadi Wadah UKM Surabaya Unjuk Gigi

Wali Kota Tri Rismaharini saat mengunjungi stan di SGE. (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Warga Surabaya bisa menikmati Surabaya Great Expo (SGE) di Atrium Timur Multifunction Room Grand City Mall selama tiga hari, sejak 30 Agustus sampai 3 September 2017. Ada berbagai produk mulai dipamerkan, mulai industri, perdagangan, investasi, pariwisata, perbankan dan produk unggulan pelaku UKM.

Menurut Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, SGE saat ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Acara yang biasa diselenggarakan pada Mei (HUT Kota Surabaya) digeser pada Agustus, bertepatan dengan HUT kemerdekaan RI ke-72. Tentunya, perpindahan waktu ini tak akan menyurutkan animo warga untuk berkunjung dan membeli produk pelaku UKM. Sebab, kondisi perdagangan di Surabaya cukup ramai dan sangat mencolok. Di samping itu, produk-produk yang dipamerkan lebih berkualitas. 

Tri Rismaharini menyampaikan, SGE akan menjadi peluang besar bagi para pelaku UKM di Kota Surabaya untuk mengenalkan produk-produknya ke pasar yang lebih luas. Terlebih, UKM binaan Pemkot Surabaya yang berkesempatan memamerkan produknya di SGE, merupakan UKM-UKM terpilih. Karenanya, wali kota optimis, produk-produk asli UKM Surabaya, mampu bersaing dengan produk luar kota maupun luar negeri. 

Selain UKM dari Surabaya, SGE juga diikuti beberapa kota/kabupaten, BUMD/BUMN dan juga produk perbankan. “Boleh dibandingkan produk-produk UKM kita dengan produk serbuan dari luar negeri. Saya optimistis, produk-produk UKM kita tidak kalah kualitasnya dengan produk dari luar negeri. Apalagi, UKM yang ikut SGE ini merupakan pilihan,” sambungnya.

Terpenting, SGE yang diikuti pelaku UKM dari banyak daerah, memang bertujuan untuk saling support agar sinergisitas antar kota di Indonesia dapat berjalan dengan baik dan bisa bersaing dengan kota-kota lain yang ada di dunia.

Oleh karenanya, wali kota berharap kepada seluruh pelaku UKM yang ada agar mampu memanfaatkan potensi atau kesempatan dalam kegiatan ini, sehingga ke depan pelaku UKM dapat menjadi marketing bagi usahanya sendiri khususnya di Kota Surabaya. (windhi/by)