Dukung Program Pusat, Pasang Konverter Kit Di Kendaraan Dinas

Senin, 28 Ags 2017 | 23.59 WIB

Dukung Program Pusat, Pasang Konverter Kit Di Kendaraan Dinas

Nur Oermayati selaku Kepala Bagian Perlengkapan Kota Surabaya menerima konverter secara simbolis (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Penggunaan bahan bakar minyak untuk kendaraan bermotor, beberapa tahun ke depan bakal berkurang. Ini karena kondisi bahan bakar yang berasal dari fosil itu juga sudah menipis. Kini penggunaan kendaraan bermotor sudah diarahkan ke bahan bakar gas (BBG). Ini juga ramah lingkungan. Untuk itulah, pemerintah sudah mencanangkan penggunaan BBG tersebut. 

Seiring dengan anjuran pemerintah, Kementerian ESDM, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) bersama Pemkot Surabaya melaksanakan sosialisasi pembagian dan pemasangan konverter kit untuk kendaraan dinas dan angkutan umum di wilayah Surabaya, Senin (28/8/2017). Konverter itu berguna untuk mengatur peralihan penggunaan bahan bakar minyak ke BBG.

Acara yang dibuka Nur Oermayati selaku Kepala Bagian Perlengkapan Kota Surabaya, dihadiri oleh SKPD dan jajaran terkait. Sosialisasi ini selaras dengan rencana pemerintah untuk menggalakkan penggunaan gas bumi di masyarakat, khususnya sektor transportasi. Dengan sosialisasi ini, diharapkan calon penerima konverter dapat memahami mengenai manfaat, keamanan dan efisiensi dari penggunaan konverter kit bagi kendaraannya. 

Jumlah konverter kit yang dibagikan sebanyak 2.000 unit untuk tahun anggaran 2017. Untuk Jatim, Kementerian ESDM memberikan alokasi sebanyak 341 unit yang akan dibagi untuk wilayah Surabaya dan Gresik. Konverter kit yang dibagikan mempunyai sistem bi-fuel, sehingga calon penerima tidak perlu mengkhawatirkan kehabisan gas di ditengah jalan karena dapat di switch ke bbm.

Adapun manfaat dengan dipakainya konverter kit ini selain sebagai upaya mendukung program langit biru, penerima bantuan juga dapat menghemat pengeluaran biaya energi kendaraannya. Sebab harga per liter gas untuk kendaraan di SPBG PGN seharga Rp4.500. 

"Pengguna akan mendapatkan manfaat efisiensi dari digunakannya konverter kit, 1 tahun penghematan yang bisa dicapai adalah Rp1,5 juta, atau 20 persen – 40 persen dibanding bbm non subsidi," ungkap Misbachul Munir, Area Head PGN Surabaya.

Untuk melaksanakan penyediaan, pendistribusian dan pemasangan konverter kit ini, sesuai Surat Keputusan Menteri ESDM RI, PGN dibantu oleh PT Gagas Energi Indonesia selaku anak perusahaan yang mengoperasikan SPBG dan PT Autogas. Selain di Jatim, Kementerian ESDM juga menugaskan pembagian konverter ini di wilayah Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Lampung. 

"Selain ramah lingkungan, program ini juga merupakan upaya diversifikasi energi. Selain itu juga untuk menyukseskan program bauran energi yang dicanangkan pemerintah," tambah Munir.

Pemkot Surabaya siap menindaklanjuti sosialisasi penggunaan gas bumi di sektor transportasi. Noer Oemarijati mengatakan, Pemkot Surabaya akan menindaklanjuti dengan pemasangan converter kit pada mobil dinas Pemkot secara bertahap mulai besok (29/8/2017).

Menurut Noer, tercatat 100 unit mobdin akan dipasangi alat tersebut. Mayoritas adalah kendaraan keluaran di atas 2010. Termasuk di dalamnya Innova keluaran terbaru dan mobdin hasil pengembalian dari DPRD Surabaya. Di luar 100 mobdin tersebut, Pemkot Surabaya sudah punya 25 unit mobdin yang sebelumnya sudah dilengkapi konverter kit.

“Jadi nantinya akan ada 125 mobdin pemkot dengan alat konverter. Namun demikian, sejauh ini konverter hanya bisa dipasang di mobdin berbahan bakar bensin. Sementara mobdin dengan mesin diesel belum bisa dipasangi konverter,” sambung Noer. (windhi/by)