Gerebek Sindikat Penipu Internasional di 3 Kota, Polisi Amankan 147 WNA

Minggu, 30 Jul 2017 | 20.00 WIB

Gerebek Sindikat Penipu Internasional di 3 Kota, Polisi Amankan 147 WNA

ilustrasi (IST)


Centroone.com - 147 WNA asal China dan Taiwan diamankan pihak kepolisian RI dalam operasi penggerebekan sindikat penipuan internasional yang dilakukan di tiga kota pada Sabtu-Minggu, (29-30/07/2017). Pengungkapkan jaringan penipu online internasional ini, digelar Bareskrim Polri bersama dengan aparat kepolisian China.  147 WNA diamankan dari Jakarta, Surabaya dan Badung (Bali). 

Di Jakarta, 27 WNA yang terdiri atas 12 wanita dan 15 laki-laki diamankan dari  rumah mewah Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (29/7/2017). Barang bukti yang disita dari rumah mewah di Pondok Indah di antaranya enam laptop, tiga kalkulator, dua unit layar komputer, tujuh wireless, 32 tablet, sejumlah kartu identitas dan kartu kredit. 

Dari Badung, Total 27 WNA diamankan yang terdiri dari 17 WN China dan 10 WN Taiwan. 9 Di antara tersangka berkewarganegaraan China adalah perempuan. Para tersangka diamankan dari sebuah rumah mewah yang menjadi TKP penipuan di Jl Puri Bendesa, Kuta Selatan, Badung, Bali, Sabtu. (29/7/2017) malam. 

"Operasi ini sudah kita dalami sejak beberapa bulan lalu atas permintaan kepolisian China untuk melakukan penindakan kejahatan cyber internasional berupa phone fraud," kata Ketua Tim Satgasus Mabes Polri Kombes Pol Turnagogo Sihombing. 

Sementara dari Surabaya, tim khusus Mabes Polri dan kepolisian China menggrebek 4 rumah di perumahan mewah Perumahan Graha Family .  Dari penggerebakan tersebut, ditemukan ada 93 orang yang diduga melakukan penipuan dan pemerasan kepada sejumlah korban di negara China.  93 orang yang diamankan terdiri 26 perempuan sisanya laki laki. Mereka berasal dari 33 orang asal China, 1 Malaysia dan sisanya dari Taiwan.

Selain puluhan pelaku, satgas khusus Mabes Polri juga mengamankan barang bukti  berupa puluhan uang tunai jutaan rupiah, dan ratusan handphone serta laptop maupun perangkat internet. 93 orang ini, kemudian diterbangkan ke Jakarta pada Minggu pagi. 

Adapun modus para tersangka dari tiga kota ini adalah sama, karena masih dalam satu jaringan.  "Operasinya sama. Kita juga sedang melakukan identifikasi apakah yang di Surabaya, Jakarta dan Bali itu merupakan satu kesatuan, yang penting tetap koordinasi," tutur Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (29/7/2017). bbs