Pakar Keamanan Klaim Temukan Vaksin Anti Petya

Jumat, 30 Jun 2017 | 21.00 WIB

Pakar Keamanan Klaim Temukan Vaksin Anti Petya

ilustrasi (IST)


Centroone.com - Sejumlah ahli keamanan digital  dilaporkan telah menemukan 'vaksin' untuk menangani serangan ransomware Petya baru-baru ini.  Vaksin itu, menurut laporan berupa sebuah file tunggal yang mampu menghentikan infeksi dari Petya di sebuah komputer. 

Namun meskipun begitu para peneliti masih belum dapat menemukan apa yang mereka sebut kill switch, untuk menghentikan penyebaran Petya ke komputer lain.  Para ahli juga belum menemukan secara pasti asal usul serangan itu atau tujuan dari serangan yang menggunakan modus sama seperti WannaCry. 

Dewan Keamanan Amerika Serikat (AS) mengatakan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait hal itu. Semetnara Departemen Keamanan Dalam Negeri AS juga meminta mereka yang jadi korban agar tidak membayar uang tebusan karena sulit dijamin mereka mendapatkan akses kembali setelah pembayaran dilakukan.

Juru bicara badan keamanan, Andrei Barysevich pula mengatakan, inisiator serangan Petya tersebut tidak mungkin akan berhenti karena mereka sudah mendapatkan keuntungan dari perbuatan itu. "Sebagai contoh sebuah perusahaan di Korea Selatan bersedia membayar  USD 1 juta untuk memulihkan database mereka dan jumlah itu sebenarnya sangat besar," ujarnya seperti dilansir dari Mirorr. 

Sementara itu  pakar keamanan  Prof. Alan Woodward yakin pelaku serangan itu, mengambil kesempatan dari pemulihan serangan WannaCry atau bahkan telah memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada WannaCry.  by