Empat Bulan Di Polda, Kasus YKP Belum Tentukan Tersangka

Selasa, 13 Jun 2017 | 20.31 WIB

Empat Bulan Di Polda, Kasus YKP Belum Tentukan Tersangka

M Baluq bersama Miko Saleh. (Windhi/Centroone)



Centroone.com - Upaya pelaporan kasus YKP KMS atau PT Yekape Surabaya terkait pencaplokan aset Pemkot Surabaya ke Polda Jatim, terus diperjuangkan East Java Corruption and Judicial Watch Organization (ECJWO). Pasalnya laporan itu sudah empat bulan masuk ke Tipikor Polda Jatim, namun sampai saat ini masih belum ada penetapan tersangkanya. Hal ini yang akan ditanyakan LSM antikorupsi ke pihak kepolisian.

Saat ditemui, Koordinator ECJWO Miko Saleh bersama pemerhati kasus YKP M Baluq dan Darmantoko menegaskan hal itu. "Kita sudah menunggu kasus ini agar segera muncul teraangkanya. Kasus ini atas laporan masyarakat yang peduli dengan aset Pemkot Surabaya dan tak ada tendensi apapun," ujar Miko Saleh.

Miko juga menjelaskan jika kasus multikorupsi ini memang jadi perhatian KPK. Kabarnya, beberapa pihak yang berkepentingan dengan kasus YKP juga sudah ditanya secara detil tentang persoalan. Harapannya kasus itu juga bisa dituntaskan pusat.

Miko menegaskan jika pihaknya memang memiliki bukti tentang kepemilikan aset pemkot tersebut. Sehingga sangat mustahil kalau kasus ini sudah bertahun-tahun dibiarkan.

EJCWO sangat berharap aset pemkot bernilai triliunan rupiah itu bisa kembali ke pemkot. Paling tidak dana itu bisa digunakan untuk kepentingan biaya pendidikan warga sehingga gratis.

"Seharusnya pemkot atau dewan malu dengan warga yang berhasil melaporkan kasus itu ke kepolisian disertai bukti-bukti kuat. Sementara laporan-laporan terdahulu sering ditolak karena kurangnya bukti. Kita berharap laporan ini menjadi kunci terkuaknya kasus superkorupsi ini," tandas Miko diamini rekan-rekannya yang lain. (windhi/by)