China Bantah Puluhan Ribu Komputer Jadi Korban WannaCry

Jumat, 19 Mei 2017 | 12.32 WIB

China Bantah Puluhan Ribu Komputer Jadi Korban WannaCry

ilustrasi (IST)


Centroone.com - Pemerintah Cina membantah laporan adanya puluhan ribu komputer di negara itu yang jadi korban serangan ransomware Wannacry. Sebelumnya, salah satu perusahaan anti-virus ternama  China, Qihoo 360 mengatakan, setidaknya 29,372 lembaga, termasuk kantor pemerintah, ATM, rumah sakit dan universitas lumpuh akibat serangan WannaCry. 

Pernyataan tersebut dibantah tegas oleh pemerintah China, yang mengatakan kalau kabar tersebut palsu dan meresahkan. "Pernyataan yang tidak tepat itu menimbulkan kesalahpahaman dan kepanikan publik, guru dan siswa, bahkan mengganggu kehidupan sehari-hari," demikian pernyataan pemerintah China seperti dilansir dari ChinaDaily. 

Sementara itu menurut Departemen Pendidikan China 66 dari 1.600 masalah virus di lembaga pendidikan CHina terjadi  sistem operasi tidak diupgrade sesuai jadwal dan bukan karena kelemahan sistem keamanan.  

Sementara itu, perguruan tinggi utama di ibukota seperti Universitas Beijing dan Tsinghua  mengatakan pihak mereka telah mengambil tindakan pencegahan dini untuk  mencegah 'infeksi' malware di kampus mereka. by