Smartphone-Konsol Disita Sekolah, Ujian Sukses Besar

Kamis, 20 Apr 2017 | 12.00 WIB

Smartphone-Konsol Disita Sekolah, Ujian Sukses Besar

ilustrasi (IST)


Centroone.com - Beberapa sekolah menerapkan aturan ponsel dilarang masuk kelas atau sekolah untuk para muridnya. Tidak untuk bermaksud kejam, tapi untuk menjaga para murid tetap fokus pada pelajaran ketika bersekolah. Aturan serupa, dan bahkan lebih ketat turut diterapkan sebuah sekolah di London bernama King Solomon Academy. 

Jelang ujian tiba pihak sekolah akan meminta para orang tua menyita smartphone dan konsol game anak-anak mereka. Jika tidak mampu, para orang tua bisa meminta bantuan sekolah untuk menyita smartphone dan konsol anak-anak tersebut. 

Hasilnya? Dilaporkan Independent,  King Solomon Academy menjadi sekolah non-selektif (tidak memilih siswa berdasarkan nilai ujian sebelumnya) dengan nilai GSCE terbaik di Inggris. Keberhasilan King Solomon Academy sangat membanggakan karena 60% siswa sekolah ini terdiri dari golongan miskin dan membutuhkan bantuan. Sementara 93%  siswa sekolah itu mendapatkan minimal nilai C pada lima mata pelajara GCSE setelah program penyitaan dimulai.

Menurut pihak sekolah, ide penyitaan itu sendiri berawal dari keluhan orang tua siswa sendiri. Para orang tua mengaku kesal karena anak-anak mereka sering kelelahan di sekolah karena terlalu banyak menghabiskan waktu dengan smartphone dan konsol game di malam hari.  by