Penolakan Tak Berdasar,Pemuda-Mahasiswa Dukung Semen Rembang Beroperasi

Senin, 20 Mar 2017 | 22.33 WIB

Penolakan Tak Berdasar,Pemuda-Mahasiswa Dukung Semen Rembang Beroperasi

Aksi dukungan untuk operasional Pabrik semen Rembang (Centroone)


Centroone.com - Dukungan terhadap beoperasinya pabrik PT Semen Indonesia di Rembang disuarakan oleh Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Nusantara (JPMN).  Menurut JPMN, beroperasinya pabrik semen di Rembang menjadi sangat penting mengingat tidak ada lagi dampak negatif terhadap lingkungan seperti dikhawatirkan pihak tertentu.

Menurut Ketua JPMN Ahmad Fikri, demo penolakan  semen Rembang yang dilakukan pihak tertentu sangat tercium aroma politis,  mengingat argumen yang mereka jadikan pembenar sudah tak lagi memiliki dasar yang kuat. Apalagi ditambahkan JPMN kehadiran pabrik semen Rembang menggulirkan  perekonomian di lingkungan sekitar pabrik yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Nilai investasi sekitar Rp 4,9 triliun yang sudah terlanjur dikeluarkan pemerintah untuk membangun pabrik semen Rembang. Jika pabrik semen Rembang  dengan kapasitas 3 ton per tahun ini gagal beroperasi, bakal mencoreng iklim investasi di Indonesia.   “ ungkap Fikri dalam rilis yang diterima Centroone.com.

Seperti diketahui, penolakan beroperasinya pabrik semen di Rembang  belakangan terus bermunculan.  Padahal Gubernur Jawa Tengah telah mengeluarkan izin lingkungan pada pertengahan Februari 2017, setelah PT Semen Indonesia (Persero)  Tbk melengkapi berbagai kelengkapan Amdal sesuai keputusan MA.  

Fikri juga menegaskan dengan saat ini pemerintahan Presiden Jokowi sedang fokus membangun infrastruktur yang memerlukan semen, kehadiran pabrik semen Rembang  harus didukung, untuk menangkal makin gencarnya pabrik semen asing yang bertebaran di pulau Jawa. 

“ PT Semen Indonesia yang merupakan perusahaan BUMN harus didukung semua pihak agar sanggup bersaing dengan perusahaan-perusahaan semen asing yang mulai ekspansi di Pulau Jawa. Karena itu kami menuntut agar pemerintah Indonesia mendukung secara penuh beroperasinya pabrik PT Semen Indonesia di Rembang.”  Pungkas Fikiri. by