Maret Ditertibkan, Angkot Wajib Gabung Koperasi

Kamis, 16 Feb 2017 | 21.00 WIB

Maret Ditertibkan, Angkot Wajib Gabung Koperasi

Jumpa pers pihak Dishub Surabaya terkait koperasi angkutan kota (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Pemilik angkutan umum di Surabaya, harus siap-siap ditertibkan. Ini jika sampai Maret 2017 tak segera bergabung dalam wadah koperasi yang bergerak di bidang angkutan. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat.

Menurut dia, Dishub Kota Surabaya terus mendorong para pemilik angkutan di Kota Surabaya untuk membentuk badan hukum (tergabung dalam koperasi angkutan kota). Pembentukan badan usaha yang mengikuti amanah dari undang-undang dan PP 78, mendatangkan kemanfaatan bagi pemilik angkutan.

Irvan Wahyudrajat mengatakan, pembentukan koperasi angkutan kota sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan. Dalam pasal 139 disebutkan, penyedia jasa angkutan umum dilaksanakan oleh badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, dan/atau badan hukum lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Angkutan umum harus berbadan usaha. Sebab, bila kami di pemerintah menyiapkan subsidi untuk peremajaan, kalau angkutannya belum berbadan usaha dan masih milik perorangan, kami tidak bisa memberi subsidi,” tegas Irvan Wahyudrajat saat jumpa pers di kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Kamis (16/2/2017).

Angkutan yang kepemilikannya masih dimiliki perorangan tidak bisa menerima subsidi dikarenakan karakter usaha yang bukan berbadan hukum, harta kekayaannya bersatu dengan harta pribadi pengurusnya.

Sementara kalau berbadan hukum, harta kekayaan perusahaan terpisah dari harta kekayaan pribadi pengurus, sehingga bila terjadi kerugian/penuntutan yang berujung pembayaran ganti rugi hanya sebatas pada kekayaan perusahaan.

“Kalau milik perorangan, tentunya itu akan menyulitkan untuk pertanggung jawabanyna. Belum lagi bila terjadi kerugian/penuntutan yang berujung pembayaran ganti rugi maka harta kekayaan pribadi menjadi jaminannya,” jelas Irvan. (windhi/by)