Gugatan Kepada Apple Juga Muncul di Prancis dan Korsel

Minggu, 31 Des 2017 | 19.00 WIB

Gugatan Kepada Apple Juga Muncul di Prancis dan Korsel

iPhone Apple (pixabay)



Centroone - Apple mengaku "menurunkan" peforma dari iPhone dibawah lini iPhone 8 dan iPhone X.  Apple mengatakan mereka menggunakan sistem yang dibawa dalam  upgrade perangkat lunak untuk membatasi performa iPhone versi lama. 

Pengakuan ini menimbulkan kemarahan pengguna yang telah lama menyadari kinerja perangkat semakin lambat seiring dengan usia perangkat. Gugatan demi gugatan bermunculan pasca pengakuan tersebut, bahkan salah satu gugatan dilaporkan bernilai USD 999 miliar atau Rp 13 triliun!.  Gugatan sendiri tercatat banyak berasal dari Amerika Serikat. 

Belakangan gugatan juga mulai datang dari luar Amerika Serikat. Dua gugatan terbaru telah dipersiapkan untu dibawa ke pengadilan melawan Apple di Prancis dan Korea Selatan. Di Prancis,  gugatan diajukan kelompk aktivis Halte à l'Obsolescence Programme (HOP), singkatan dari "Stop Planned Obsolescence. "  Mereka mengklaim tindakan Apple untuk melemahkan perangkat lama - untuk meningkatkan penjualan perangkat baru adalah suatu bentuk kejahatan. Di Prancis undang-undang yang telah diberlakukan pada tahun 2015 melarang produsen menggunakan cara-cara tertentu membuat perangkat mereka "jadi usang"  untuk meningkatkan penjualan perangkat baru.

Sementara  itu di Korea Selatan, dua gugatan tengan dipersiapkan oleh dua firma hukum.  Salah satu firma tersebut adalah Hwimyoung yang telah berhasil mengumpulkan 20 pengguna Apple yang tidak puas dengan apa yang terjadi pada iPhone mereka.

Penurunan peforma dilakukan Apple dengan dalih masalah baterai Lithium pada iPhone.  Apple mengatakan mereka melakukannya karena kualitas baterai lithium-ion semakin menurun, dan  iPhone yang menggunakan baterai itu turut mengalami penurunan kinerja dan bahkan- berdasarkan laporan mendadak mati saat kapasitas baterai akan habis. "Tujuan kami adalah memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Memperbaiki kinerja serta memperpanjang umur sebuah perangkat," demikain pernyataan Apple seperti dilansir dari Apple Insider.

Hal ini dilakukan pada iPhone 6, iPhone 6S dan iPhone SE tahun lalu, dan serta pada iPhone 7  penggusung iOS 11.2. Apple juga mengatakan bahwa mereka akan terus menerapkannya pada produk mereka selanjutnya. Dengan sistem ini,  iPhone lama  masih bisa bekerja tanpa masalah tiba-tiba mati  serta tanpa keharusan mengganti baterai iPhone - yang harganya juga tidak murah. by