Giatkan Peran Bunda PAUD Untuk Didik Keluhuran Perilaku Anak

Jumat, 24 Nov 2017 | 06.00 WIB

Giatkan Peran Bunda PAUD Untuk Didik Keluhuran Perilaku Anak

ilustrasi (pixabay)


Centroone.com - Pada anggaran atau APBD 2018, Pemkot dan DPRD Surabaya akan fokus untuk mengoptimalkan keberadaan bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Melalui Komisi D, wakil rakyat sepakat jika pemberdayaan 11 ribu bunda PAUD itu harus dilakukan.

Keberadaan bunda PAUD itu dapat membantu keluarga. Apalagi di era milenial ini, ada satu keluarga yang selalu sibuk, baik ayah, ibu dan anaknya sendiri. Ayah dan ibu sibuk bekerja dan anak disibukkan dengan gadgetnya. Hal ini yang butuh peran bunda PAUD untuk mendampingi anak-anak usia dini.

Ditegaskan Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya Junaedi, untuk membantu perkembangan anak-anak tersebut, peran bunda PAUD sangat diharapkan. Peranannya bukan sekadar mengajar, namun juga menjadi ‘orangtua’ bagi anak didiknya.

“Bunda PAUD harus melakukan pendekatan juga kepada orangtua anak tentang pentingnya orangtua bagi anak. Jadi di rumah, tetap orangtua yang memiliki peran utama untuk mendidik anaknya, bunda PAUD hanya memberikan arahannya saja,” kata Junaedi.

Misalnya tentang waktu belajar, bermain dan lainnya yang dilakukan di rumah, menjadi tanggungjawab orangtua. Diharapkan, baik di lingkungan sekolah dan rumah, perilaku anak tumbuh alami, bukan karena teknologi dan diabaikan karena kesibukan orangtuanya. “Bunda PAUD harus mengingatkan hal tersebut,” kata dia. 

Pendidikan dini untuk anak ini sangat penting untuk menjadikan perilaku anak luhur dan berbudaya. Jika mulai pendidikan dasar, bunda PAUD tak memiliki peran, maka anak yang ada bisa dikhawatirkan tak menjalankan kehidupannya sesuai etika dan budaya bangsa. (windhi/by)