Gandeng Citilink, Buka Beasiswa Untuk Anak Kurang Mampu

Selasa, 14 Nov 2017 | 19.00 WIB

Gandeng Citilink, Buka Beasiswa Untuk Anak Kurang Mampu

Walikota Tri Rismaharini bersama petinggi Citilink (windhi/centroone)


Centroone.com - Anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu di Surabaya, bisa memanfaatkan program pendidikan yang dijalankan Pemkot Surabaya. Program beasiswa itu, diperuntukan pemkot untuk warganya. Pemkot melalui Dinas Sosial (Dinsos) bekerjasama dengan PT Citilink Indonesia membuka peluang lagi bagi anak Surabaya untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi dan cita-citanya.

Program pendidikan itu berupa beasiswa pendidikan Pramugari dan Ikatan Dinas kepada anak-anak Surabaya berprestasi yang lulus dari SMA/SMK, D3 dan S1. Disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Supomo mengatakan, progam ini gratis atau tidak dipungut biaya, sedangkan jumlah kuota yang dibutuhkan sebanyak 24 orang.

Selanjutnya setelah lulus akan langsung bekerja di PT.Citilink Indonesia (Ikatan dinas). ”Setelah menjalani pendidikan para siswa dipastikan langsung bekerja, sebaliknya kalau sekolah sendiri belum tentu langsung bekerja sebagai pramugari, itu bedanya,” tegas Supomo melalui telepon selulernya, Selasa (14/11/2017).

Pemkot, sambung Supomo, juga sudah berkoordinasi dengan Citilink terkait peluang bagi anak-anak Surabaya agar kembali bisa diterima bekerja di sana. Karenanya, Pemkot Surabaya akan gencar melakukan sosialisasi terkait peluang beasiswa tersebut.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi ke RT/RW, harapannya agar semakin banyak warga Surabaya dari keluarga kurang mampu yang mendapatkan kesempatan untuk mengangkat martabat keluarganya jadi lebih sejahtera,” sambung Supomo.

Disampaikan Supomo, warga Surabaya yang akan menerima beasiswa harus memenuhi syarat sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan oleh PT Citilink dan Dinsos. “Usia 18-25 tahun pada Desember 2017, berjenis kelamin perempuan, tinggi badan 160-170 cm diimbangi dengan berat badan proposional (tinggi badan – berat badan = 110), belum menikah dan sanggup tidak menikah selama menjalani ikatan dinas, sehat, tidak buta warna, tidak berkacamata atau memakai kontak lens, bisa berbahasa Inggris lisan dan tulisan serta berpenampilan menarik dan ramah,” terang Supomo.

Adapun tata cara pendaftaran program penerimaan beasiswa pendidikan Pramugari yakni melengkapi administrasi berupa, surat lamaran, curiculum vitae (CV), surat izin dari orang tua/wali, fotocopy kartu keluarga, akte kelahiran, ijazah, Nilai Ujian Nasional, SKCK, foto berwarna seluruh badan ukuran postcard sebanyak 1 lembar, foto berwarna close up ukuran 4x6 (2 lembar). Selain itu menyediakan surat keterangan bebas narkoba, surat keterangan miskin dari kelurahan, surat pernyataan belum pernah menikah diketahui RT/RW serta surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Dokter Pemerintah yang menyebutkan tidak buta warna dan tidak berkacamata.

“Seluruh persyaratan berkas diserahkan ke kantor Dinas Sosial Jl Arif Rahman Hakim 131-133 Surabaya, paling lambat Jum’at, 1 Desember 2017,” tutur Supomo. (windhi/by)