Qualcomm Tolak Tawaran Akuisisi Rp 1,7 T Dari Broadcom

Selasa, 14 Nov 2017 | 12.00 WIB

Qualcomm Tolak Tawaran Akuisisi Rp 1,7 T Dari Broadcom

ilustrai (ist)


Centroone.com - Pekan lalu, Broadcom mengumumkan telah memberikan tawaran untuk mengambil alih Qualcomm. Tawaran itu, rupanya bertepuk sebelah tangan. Qualcomm secara resmi mengumumkan bahwa mereka menolak tawaran tersebut. 

Menurut Qualcomm, nilai tawaran Broadcom tidak memperlihatkan posisi Qualcomm di industri saat ini.    " Manajemen dan dewan saa ini tengah fokus meningkatkan nilai saham Qualcomm. Setelah melakukan review, dan juga konsultasi dari konsultan finansial serta legal, Dewan menyimpulkan tawaran Broadcomm lebih rendah dari nilai Qualcomm, dan diikuti aturan yang tidak pasti. " Tutur Tom Horton Presidene Direktur Qualcomm seperti dilansir dari situs resmi mereka. 

Qualcomm sendiri menyebut pihaknya tengah berada di jalur yang tepat dalam teknologi mobile, IoT (internet of thing), otomotif, komputasi,serta prosessor.  Mereka juga telah mengambil sejumlah langkah penting menuju era jaringan 5G. 

Laporan Fortune mengungkapkan Qualcomm mencatatkan pendapatan penjualan tahunan sebesar USD 22 miliar sedangkan Broadcom berada di bawahnya dengan pemasukan sebesar USD 18 miliar. Sementara pada 2016 lalu Broadcom berada di posisi ke-5 perusahaan semikonduktor terbesar di dunia dari segi pemasukan, juga berada di bawah Qualcomm yang berada di posisi tiga besar bersama Intel dan Samsung.

Nama Qualcomm, yang banyak dipakai di smartphone ternama seperti buatan Samsung juga lebih tenar dibanding Broadcomm produknya bisa ditemukan di smartphone buatan HTC dan Google. by