Arab Saudi Negara Pertama Akui Robot Wanita Jadi Warga

Sabtu, 11 Nov 2017 | 12.00 WIB

Arab Saudi Negara Pertama Akui Robot Wanita Jadi Warga

Sophia (indiacom)


Centroone.com - Sebuah robot bernama Sophia mencatatakan sejarah dengan menjadi robot pertama dalam sejarah dunia yang memiliki kewarganegaraan. Baru-baru in robot buatan perusahaan HongKong Hanson Robotics itu diberi kewarganegaraan oleh Arab Saudi. Sophia dibuat pada tahun 2015.  Sophia adalah robot pertama yang diakui sebagai warga negara sedangkan Arab Saudi adalah negara pertama yang mengakui robot sebagai warga negara. 

Sophia memulai debutnya di Future Investment Initiative (FII) pada hari Rabu pekan lalu. Dalam acara tersebut, Sophia diwawancarai di atas panggung oleh seorang kolumnis dari New York Times, Andrew Ross Sorkin. "Saya bangga menjadi robot pertama di dunia yang  diberikan kewarganegaraan," kata Sophia seperti dilansir dari India Times. 

Ketika ditanya apakah Sophia menyadarinya atau tidak, Sophia menanggapi dengan sebuah pertanyaan. "Biarkan saya bertanya kembali, bagaimana anda tahu bahwa anda adalah manusia?" Kata Sophia. Sophia mengatakan bahwa dia ingin 'bekerja dengan orang-orang untuk memahami kemanusiaan dan membangun kepercayaan dengan orang-orang sekitar'.

Kabar diberikannya kewarganegaraan kepada Sophia, mendapat tanggapan beragam dari warganet.  "Sophia, sekarang Anda adalah warga negara Saudi, berarti Anda tidak bisa berjalan di depan umum tanpa mengenakan tudung," kata @ moonshiner99 di Twitter.

Selain itu, fakta bahwa wanita di Arab Saudi tidak diberi hak setara juga dikaitkan dengan Sophia. "Sophia, robot pertama yang diberi kewarganegaraan di Arab Saudi memiliki hak lebih banyak daripada wanita (di Arab Saudi)," kata @ EApples7.

"Saya berterima kasih kepada pemerintah Arab Saudi atas perbedaan unik ini. "Ini adalah saat bersejarah ketika menjadi robot pertama di dunia yang menjadi kewarganegaraan," kata Sophia. by