Samsung Kantongi Paten Platform Charge Nirkabel Berbentuk Bulat

Senin, 30 Okt 2017 | 06.00 WIB

Samsung Kantongi Paten Platform Charge Nirkabel Berbentuk Bulat

paten platform pengisian nirkabel Samsung (9to5mac)


Centroone.com - Samsung sudah mengenalkan dukungan pengisian daya atau baterai secara nirkabel sejak kehadiran Galaxy S6.  Sejak itu semua perangkat utama mereka mendukung pengisian baterai nirkabel dengan perangkat pengisi daya nirkabel berformat Qi telah diluncurkan. 

Belakangan Samsung dilaporkan tengah mengembangkan semacam platform pengisian baterai tanpa kabel, yang sanggup mengisi dua perangkat secara bersamaan.  Menurut Patenly Apple,  paten itu diajukan pada bulan April 2016 pada United States Patent and Trademark Office (USPTO) dengan desain bulat.

Dari sketsa yang terungkap, dua smartphone dan jam tangan pintar dapat dicharge secara bersamaan pada platform tersebut.  Menurut catatan paten, platfom itu memakai dua metode pengisian daya magnetik berbeda. yakni pengisian daya baik resonansi magnetik maupun induksi magnetik.  Hal itu berbeda dengan charger multi-perangkat Samsung yang ada di pasaran, yang menggunakan induksi magnetik. 

Pengisian daya bermetode resonansi magnetik sendiri dianggap lebih baik jika dibandingkan dengan metode induksi magnetik. Pengisian induksi magnetik mewajibkan charger berdekatan dengan jarak maksimal tujuh meter dari perangkat yang diisi, sementara pengisian resonansi magnetik,  tidak membutuhkan kedua perangkat berdekatan. 

Catatan paten juga menyebutkan, platform bisa mendeteksi perangkat yang ditaruh di atasnya, dan secara otomatis akan menggunakan metode pengisian daya magnetik yang sesuai.  Platform ini sendiri kemungkinan baru akan dikenalkan pada tahun depan.  by