Dewan Tak Tahu Pemkot Bentuk Saber Pungli

Selasa, 31 Jan 2017 | 20.00 WIB

Dewan Tak Tahu Pemkot Bentuk Saber Pungli

Balai Kota Surabaya (Centroone)


Centroone.com - Pemkot Surabaya ternyata sudah membentuk unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Namun bagi Komisi A DPRD Surabaya, pembentukan itu tanpa koordinasi dengan wakil rakyat.

Tentu saja, dewan merasa kecolongan dengan niat baik Pemkot Surabaya tersebut. Namun sejatinya, jika tim ini diumumkan, maka niat baik itu akan percuma. Sebab, siapa saja sumber daya di tim itu akan dipantau di lingkungan Pemkot Surabaya.

Sementara menurut Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya Adis Sutarwijono, dirinya memang baru mengetahui adanya tim Saber Pungli tersebut. Itu pun dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Selasa (31/1/2017) pagi yang diliput wartawan.

“Aku baru dengar hari ini, adanya tim (Saber Pungli) itu,” ujar Adi Sutarwijono.
Bagi Awi, sapaan akrabnya, dirinya mendukung pembentukan tim itu. Tim itu memang diperlukan untuk menciptakan good government and clean government. Bahkan, yang saat ini berkembang yakni open government.

Terkait pembentukan tim itu, dirinya selaku wakil rakyat tak mengetahui besaran anggran yang digunakan dan berasal dari pos mana. Sementara pembentukannya juga berdasar SK Wali Kota 188.45/20/436.1.2/2017 tertanggal 9 Januari 2017.

"Dari SK itu disebutkan jika anggarannya dibebankan ke APBD Surabaya. Padahal setahu saya selaku Komisi A, belum pernah ada pembahasan anggaran tersebut," ungkap Awi.

Awi memerkirakan, alokasi anggaran Tim Saber Pungli menempel pada unit yang ada di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing. Adi berjanji, pihaknya akan menanyakan dana yang digunakan Tim Saber pungli saat evaluasi anggaran nantinya. “Jika unit ini berjalan dengan baik, nanti kita evaluasi, termasuk anggarannnya,” tegasnya.

Dalam bertindak, Tim Saber Pungli tetap harus mengkomunikasikannya ke Wali kota. Hal ini tentu wajar, karena tim itu memang di bawah kendali wali kota selaku pimpinan kota.

Tim Saber Pungli yang dibentuk ini terdiri dari sejumlah personel dari instansi kejaksaan, TNI/Polri dan pemerintah Kota. (windhi/by)