Pengusaha Prancis Tertarik Bangun Surabaya

Selasa, 31 Jan 2017 | 22.00 WIB

Pengusaha Prancis Tertarik Bangun Surabaya

Hendro Gunawan bersama Jean Charles Berthonet. (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Pemkot Surabaya menjajaki peluang kerja sama dengan pihak Prancis. Sebagai tindaklanjutnya, Selasa (31/1/2017), delegasi pengusaha Prancis berkunjung ke Surabaya. Mereka ini yang akan mendukung berbagai bidang pembangunan di Surabaya melalui keunggulan teknologi yang dimiliki masing-masing perusahaan.

Peluang kerja sama tersebut disampaikan delegasi pengusaha Prancis yang didampingi Duta Besar Prancis untuk Indonesia serta beberapa pejabat dari Kedutaan Besar Prancis di Balai Kota Surabaya. Hal itu disampaikan langsung kepada Sekretaris Kota (Sekkota) Surabaya Hendro Gunawan.

Delegasi yang berkunjung ke Surabaya adalah perwakilan dari delapan perusahaan Prancis yang mayoritas bergerak dalam bidang teknologi tekait mobilitas, keamanan, serta smart city.

Sekkota Surabaya Hendro Gunawan mengatakan, berkaitan dengan peluang kerja sama antara Pemkot Surabaya dengan Prancis, ada beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang hadir dalam pertemuan tersebut. Harapannya, ada interaksi langsung antara delegasi pengusaha dengan beberapa SKPD terkait, perihal apa saja yang bisa dikerjasamakan.“Kami juga sampaikan sedikit paparan dan juga peluang kerja sama terkait potensi di Surabaya di tahun-tahun mendatang,” ujar Hendro.

Hendro lantas menyampaikan paparan singkat perihal kemajuan dan kodisi makro ekonomi Surabaya. Mulai dari paparan pertumbuhan ekonomi, juga ketenagakerjaan. Hendro menyebut jumlah sumber daya manusia (SDM) di Surabaya sangat besar. Termasuk juga paparan perihal dukungan infrastruktur udara dan pelabuhan, pengembangan jaringan jalan utama di Surabaya serta dukungan infrastruktur transportasi.

“Termasuk pengembangan ITS (Intelligent Transport System) menjadi ERP (Electronic Road Prizing) untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di beberapa titik akibat pemakaian kendaraan pribadi. Harapannya, ada kemauan masyarakat untuk berpindah menggunakan angkutan massal,” ujarnya.

Sekkota juga menyampaikan tentang Surabaya Smart City seperti smart government, smart people, smart economy, smart environment, smart living dan juga smart mobility. Untuk smart government, ada e-government serta pelayanan publik yang berbasis online.

“Pemkot Surabaya memiliki Surabaya Single Windows yang membuat pengurusan perizinan menjadi lebih cepat,” sambung mantan Kepala Bappeko Surabaya ini.

Duta Besar Prancis untuk Indonesia Jean Charles Berthonet mengatakan, ini merupakan kunjungan resmi pertamanya ke Surabaya. Selama ini, dia mengaku telah banyak mendengar perihal kemajuan Surabaya. “Kota Surabaya ini perkembangannya cepat sekali. Saya senang bisa berkunjung ke sini untuk mengetahui langsung bagaimana terkait perencanaan kota dan pembangunan infrastruktur. Kami juga ingin memelajari lebih jauh tentang smart city Surabaya,” ujar Jean.

Surabaya, kata Jean, memiliki masalah perkotaan, seperti yang dialami kota besar lainnya di Indonesia, bahkan di dunia. Termasuk juga adanya tantangan-tantangan perkotaan yang membutuhkan solusi efektif dan efisien. “Sebagai Kedubes, saya ingin bekerja sama lebih jauh dengan Surabaya. Kami memiliki teknologi untuk mengatasi masalah perkotaan. Karena itu, kami menghadirkan pengusaha-pengusaha di sini. Utamanya di bidang transportasi, energi dan teknologi informasi,” sambung Jean Charles Berthonet. (windhi/by)