Dengan IoT, Perusahaan Berpeluang Kembangkan Potensi Tanpa Batas

Sabtu, 28 Jan 2017 | 12.00 WIB

Dengan IoT, Perusahaan Berpeluang Kembangkan Potensi Tanpa Batas

ilustrasi (IST)


Centroone.com - Zebra Technologies Corporation bekerjasama dengan Technology and Entrepreneurship Center at Harvard (TECH) menghadirkan 40 eksekutif-eksekutif terkemuka, pakar industri, serta para pembuat kebijakan dalam acara Innovation Symposium 2016: The Intelligent Enterprise. Dalam simposium ini para eksekutif dari berbagai perusahaan, seperti Google, GE Healthcare dan IBM menjelaskan tentang “Intelligent Enterprise” dan membahas praktik-praktik terbaik dan peluang-peluang bagi perusahaan dari berbagai skala dan jenis industri sehubungan dengan Internet of Things (IoT).  

CTO GE Healthcare, Tim Kottak, mengatakan, perubahan sedang terjadi dengan sangat cepat. Rumah sakit kini tengah berhadapan dengan perubahan-perubahan peraturan, tekanan biaya, persaingan dan standar keselamatan pasien yang lebih tinggi. Oleh karena itu, GE telah memanfaatkan data dan mesin pembelajaran sebagai mitra yang tidak hanya menyediakan peralatan medis, namun juga solusi-solusi yang meningkatkan hasil akhir. “Kami meyakini IoT memiliki peluang tak terbatas dalam dunia layanan kesehatan, mulai dari perawatan pasien prediktif hingga cara pembuatan obat-obatan, dan ini baru permulaannya saja,”ujarnya dalam keterangan pers yang diterima Centroone.com.

Salah satu platform GE yakni Dose Management GE Healthcare dirancang untuk secara otomatis mengumpulkan dan menganalisis paparan radiasi pasien di seluruh lingkungan pencitraan yang multifasilitas, multimodalitas dan multivendor. Solusi ini memungkinkan para profesional di bidang layanan kesehatan untuk memantau paparan radiasi pasien, mengevaluasi praktik mereka dan melakukan perbaikan sehingga dosis yang tepat digunakan untuk memberikan hasil terbaik bagi pasien.

Sementara itu, Co-founder Auto ID Center, Massachusetts Institute of Technology (MIT), Kevin Ashton, menegaskan, sampai saat ini, teknologi informasi masih memiliki suatu keterbatasan mendasar, yakni ketergantungan pada manusia untuk menyediakan data. Abad ke-21 berbicara tentang streaming dan pengolahan data secara otomatis dan real-time, di mana keputusan dapat terjadi secara otomatis dari sistem mesin pembelajaran.

"Perusahaan di seluruh industri saat ini telah melakukan pengambilan dan pengolahan data secara otomatis guna memperoleh keuntungan. Hal ini memberikan hanya satu pilihan bagi perusahaan yaitu menjadi pemimpin industri dan terbuka terhadap masa depan teknologi hari ini dengan memanfaatkan potensi penuh dari IoT, atau tertinggal." tuturnya. by