Otak Kejahatan Keji Pada Yuyun Divonis Mati, 4 Pelaku Lain Minta Dihukum Sama

Jumat, 30 Sep 2016 | 18.00 WIB

Otak Kejahatan Keji Pada Yuyun Divonis Mati, 4 Pelaku Lain Minta Dihukum Sama

ilustrasi pengadilan (IST)


Centroone.com - Pelaku pemerkosaan dan pembunuhan sadis terhadap gadis ABG 14 Tahun bernama Yuyun di Rejang Lebong, Bengkulu akhirnya dijatuhi hukuman.   Majelis Hakim Pengadilan Negeri Curup menjatuhkan vonis hukuman mati, terhadap Zainal otak dibalik perkosaan dan pembunuhan terhadap. Sementara empat rekan Zainal lainnya, yaitu Tomi Wijaya, M Sukep, Boby, Faizal Edo Saisah dan Jafar divonis hukuman 20 tahun penjara dengan denda Rp2 miliar.

Dalam persidangan sendiri sempat terjadi kejadian aneh dimana, empat rekan Zainal meminta dijatuhi hukuman mati sama dengan tuntutan untuk terdakwa Zainal alias bos. "Empat terdakwa lainnya meminta hukuman mati sama dengan tuntutan terhadap Zainal alias bos, ini merupakan hal yang aneh karena saat tim penasehat hukumnya meminta keringanan hukuman malah keempatnya meminta hukuman mati sama dengan yang dituntutkan terhadap terdakwa Zainal alias bos," kata Kristian Lesmana tim penasehat hukum terdakwa usai persidangan yang digelar di PN Rejanglebong, Kamis, (29/09/2016).

Keempat pelaku di hadapan majelis hakim yang diketuai oleh Heny Farida dibantu hakim anggota Hendri Sumardi dan Fahrudin meminta agar hukuman mereka dinaikkan menjadi hukuman mati. Permintaan empat terdakwa ini dianggap penasehat hukum sebagai hal yang dianggap aneh, sehingga dirinya menduga empat terdakwa ini mendapat intimidasi antar sesama terdakwa atau pihak lainnya hingga kemudian bersepakat minta dihukum mati.

"Sejauh ini kami belum mengetahui apa alasan empat terdakwa ini mengajukan hukuman mati, apakah ada tekanan atau mereka depresi, secara logika rasanya tidak ada orang yang minta hukumannya ditambah dari yang dituntutkan," ujarnya.

Sebelumnya kelima terdakwa itu dikenakan Pasal 340 KUHP junto Pasal 80 Ayat (3) dan Pasal 81 Ayat (1) junto Pasal 76 huruf d Uu Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.  Dalam fakta persidangan kelima terdakwa terbukti bersalah secara sengaja dan berencana melakukan perkosaan dan pembuhunan terhadap korban Yuyun. Zainal  sendiri dalam persidangan terbukti merupakan otak dari perbuatan keji yang dilakukan pada 2 April 2016 lalu itu. bbs