Kerja Disini Digaji Tanah 1 Hektar! Mau?

Senin, 26 Sep 2016 | 16.00 WIB

Kerja Disini Digaji Tanah 1 Hektar! Mau?

Lokasi toko yang bikin lowongan kerja unik (IST)


Centroone.com - Sebuah toko ritel di sebuah pulau terpencil di Kanada 'dibanjiri' ribuan surat lamaran pekerjaan setelah pemilik toko memberikan penawaran istimewa dalam iklan lowongan pekerjaannya.  Pemilik toko tadi dalam lowongan pekerjaan yang ia tulis di Facebook menyebutkan ia telah menyiapkan sebuah tanah seluas satu hektar bagi siapa saja bersedia pindah untuk bekerja di Pulau Cape Breton, Nova Scotia yang terletak sekitar 1.606 kilometer dari ibu kota Kanada, Ottawa atau 15 jam berkendara dengan mobil.

Sebelumnya, pemilik toko bernama The Farmer's Daughter Country Market yang terletak di Whycocomagh itu terpaksa membuat lowongan pekerjaan setelah ia kehilangan karyawan.

Dalam iklan lowongan pekerjaan tersebut, pemiliknya secara jujur memberi tahu bahwa dia tidak mampu menawarkan gaji besar tetapi hanya dapat memberikan sebidang tanah miliknya yang tidak pernah digunakan di pulau tersebut. Iklan unik itu sendiri  sejauh ini berhasil menarik minat setidaknya 3.500 orang itu. Sang pemilik sendiri  menjelaskan bahwa, sebelumnya ia telah merekrut penduduk lokal tetapi tetap membutuhkan beberapa orang staf lagi. Pemilik toko, Sandee Maclean dan Heather Coulombe, menyatakan telah menerima tiga orang calon perempuan yang akan dipekerjakan, menurut laporan stasiun televisi lokal. CTV News.

"Kami adalah operator bisnis yang sudah mapan di pusat kota, 'jantung' Cape Breton, memiliki banyak lowongan, tanah dan potensi, tetapi kekurangan karyawan. Kami tidak bisa memberi gaji besar tetapi memiliki kehidupan luar biasa. Kami mencari mereka yang mau mencintai lingkungan sekitar, melebur bersama masyarakat dan bekerja tidak hanya sebagai staf tetapi juga mengembangkan sesuatu yang dibanggakan, "jelas iklan itu.

Sebelumnya, pada Februari lalu, kepala badan pariwisata Cape Breton, Mary Tulle juga sempat mengundang warga Amerika Serikat yang khawatir kemungkinan Donald Trump menjadi presiden untuk pindah ke pulau yang berpenduduk  135.000  jiwa tersebut. by