Warga Jepang Beramai-Ramai Tinggalkan Pokemon GO

Minggu, 25 Sep 2016 | 16.00 WIB

Warga Jepang Beramai-Ramai Tinggalkan Pokemon GO

Pokemon GO (IST)


Centroone.com - Demam Pokemon GO sempat melanda dunia beberapa waktu lalu. Pro dan kontra kehadirannya jadi bahan berita setiap media di dunia. Namun bebeberapa bulan setelah meluncur secara resmi Juli lalu, Pokemon GO sepertinya sudah dilupakan.  Setidaknya itulah yang terjadi di Jepang.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh perusahaan Jepang, MMD Laboratories (Data Pemasaran Mobile) dan melibatkan  2190 responden berusia antara 15 sampai 69 tahun, menemukan bahwa 62.3 persen warga Jepang tidak pernah memainkan permainan ini, 24,2 persen masih  bermain sementara 13,5 persen sudah berhenti memainkan game ini.

Penyebab utama banyak orang berhenti memainkan game Pokemon Go di ponsel mereka adalah karena cepat kehabisan baterai, demikian dilaporkan World Of Buzz. Rata-rata pemain mengeluh bahwa permainan ini cepat menghabiskan baterai ponsel mereka. Penggunaan baterai tambahan ataupun powerbank juga tidak membantu.

Alasan lain yang membuat para gamer meninggalkan Pokemon GO adalah permainan ini tidak bisa dilakukan tanpa meninggalkan rumah, hanya pokemon yang sama yang muncul serta membahayakan diri sendiri ketika terlalu asyik mengejar pokemon. Sementara itu ada juga gamer yang menyebut game ini hanya membuang waktu dan para gamer memilih untuk bermain game lain. by