Dinas Pendidikan Seleksi Pelajar Pelopor 2016

Rabu, 31 Ags 2016 | 21.35 WIB

Dinas Pendidikan Seleksi Pelajar Pelopor 2016

Seorang pelajar tengah membaca di mobil perpustakaan (Centroone)


Centroone.com - Sebanyak 224 pelajar dari berbagai jenjang mulai mengikuti seleksi tes tulis Pelajar Pelopor 2016. Tes tulis yang berlangsung tiga sesi itu berlangsung di gedung aula Bung Tomo, kantor Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya, Rabu (31/8/2016).

Menurut Kasubag Umum dan Kepegawaian Dispendik Retnowati mengungkapkan, untuk sesi pertama dimulai pukul 09.00-10.30, dilanjutkan sesi II dan III. Tahun ini ada lima isu yang diangkat, yaitu Literasi Teknologi Informasi, Nasionalisme, Pendidikan Kewirausahaan, Kepedulian Sosial serta Kepedulian Lingkungan.  

Setelah pelajar itu menentukan tema yang diangkat, mereka harus membuat portofolio dan karya tulis berisi tentang pengalaman pribadinya tentang kegiatan kepeloporan yang dilakukan. Setelah itu barulah para siswa calon Pelajar Pelopor tersebut mengirimkan berkas ke Dispendik untuk dilakukan seleksi. Seleksi berkas difokuskan pada Kelengkapan berkas, Kelayakan, dan Kebenaran.

Dikatakan salah satu juri, Martadi, tahun ini ada beberapa perubahan dalam lomba Pelajar Pelopor. Pertama, kriterianya ditambah karya tulis terkait kepeloporan, kemudian ada kategori SD dan umum. Perubahan tersebut menyesuikan perubahan kriteria lomba tingkat nasional. Tes seleksi meliputi dokumen portofolio, tes tulis, apabila peserta lolos, selanjutnya mengikuti seleksi wawancara.

“Berdasarkan hasil seleksi yang masuk, terdapat 230 pendaftar yang mengirim dokumen portofolio utk semua kategori. Ke depan, diharapkan ada peningkatan secara kualitas maupun kuantitas,” tandas Martadi.

Sementara, Kadispendik Surabaya Ikhsan menerangkan, melalui Pelajar Pelopor, siswa Surabaya berhasil menorehkan prestasinya di tingkat nasional. Menurutnya, dalam forum anak nasional yang diselenggarakan beberapa waktu lalu oleh oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlinduangan Anak (KPPPA), dua pelajar Surabaya dinobatkan sebagai Tunas Muda Pemimpin Indonesia (TMPI) 2016. (windhi/by)